Kinerja Kejaksaan Disorot, Kejati Sulbar Diminta Terjun ke Pasangkayu

  • Whatsapp
FOTO: IDRUS IPENK
UNJUK RASA. Puluhan massa Forum Pemuda Anti Korupsi (FPKA) saat menyuarakan tuntutan di kantor Kejati Sulbar, Kamis 27 Mei 2021.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Puluhan massa Forum Pemuda Anti Korupsi (FPAK) Kabupaten Pasangkayu menyambangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat di Mamuju, Kamis 27 Mei.

Mereka kemudian melakukan unjuk rasa, menuntut penyelesaian sejumlah dugaan korupsi di Kabupaten Pasangkayu.

Koordinator Aksi, Sahidin meminta pihak Kejati Sulbar untuk turun tangan memastikan bahwa kasus yang telah dilaporkan bisa segera dilakukan penanganan. Ia kemudian mengurai sejumlah indikasi pelanggaran yang mereka temukan di Pasangkayu.

Diantaranya; Realisasi anggaran covid-19 Pasangkayu; Penggunaan anggaran pembangunan rumah Tahfids Alquran Pasangkayu; Penggunaan anggaran pembangunan rumah Agro sebagai pusat informasi smart 4.0 di Kabupaten Pasangkayu;

Kemudian, Penggunaan anggaran pembangunan Playground terbuka ramah anak di Pasangkayu; dan realisasi anggaran Landscape kompleks kantor dinas di Pasangkayu.

Sahidin menerangkan bahwa sebelumnya laporan terkait dugaan korupsi pada beberapa program tersebut telah masuk di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasangkayu, namun menurutnya hingga kemarin tidak ada kejelasan dari pihak Kejari.

Kinerja Kejaksaan Disorot, Kejati Sulbar Diminta Terjun ke Pasangkayu

“Kami meminta kepada Kejati Sulbar untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Kejari Pasangkayu dan melakukan proses terhadap laporan kami,” ucapnya usai melakukan aksi.

Dia menambahkan laporan dimaksud telah masuk sejak satu bulan lalu yang sampai saat ini tidak kejelasan.

“Kami meminta juga, Kajari Pasangkayu untuk diberhentikan karena kami kesal karena tidak ada jawaban yang diberikan kepada kami,” tambah Sahidin.

Sementara itu Kasi Penkum Kejati Sulbar, Amiruddin yang terjun ke lapangan menemui massa aksi mengungkapkan bahwa setiap laporan yang masuk di kejaksaan akan melalui mekanisme yang harus dipatuhi.

Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan yang diterima, sebagai bahan untuk melakukan penyelidikan nantinya.

“Laporan adek-adek akan kami sampaikan kepada pimpinan kemudian kami akan melakukan evaluasi kepada Kajari Pasangkayu dan Kasi Intel yang kalian suruh untuk mundur tapi berilah kesempatan untuk bekerja,” tandasnya. (idr/cm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *