Pak Ganjar Ajak Shopee Latih UMKM di Desa

  • Whatsapp
Pak Ganjar Ajak Shopee Latih UMKM di Desa

CEKO, SULBAREXPRESS.CO.ID – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak marketplace Shopee untuk berkontribusi nyata dalam rangka pemberdayaan dan peningkatan kualitas UMKM Di Jawa Tengah

Ganjar mendorong agar ada Shopee Center di desa untuk meningkatkan kapasitas penjualan UMKM di pedesaan.

Hal ini disampaikan Ganjar di ruang kerjanya, Selasa (18/5) usai bertemu Co Founder SEA Group (Shopee) Gang Ye dan Executive Direktor Rajawali Foundation Agung Binantoro dalam rangka merencanakan program pemberdayaan, kemitraan dan peningkatan kualitas UMKM Indonesia khususnya di Jawa Tengah.

“Dia ingin meningkatkan kapasitas penjualan wabil khusus produk UMKM. Lha ini saya tertarik sekali ini, kepeduliannya kepada UMKM sama. Nah dia siap bantu,” kata Ganjar.

Bantuan yang ditawarkan Shopee adalah dengan menjualkan dan meningkatkan kapasitas penjualan. Namun, menurut Ganjar itu saja tidak cukup.

Oleh karena itu Ganjar mendorong Shopee bisa lebih bergerilya lagi mendorong UMKM yang ada di desa.

“Buat saya tidak cukup kalau kita hanya naruh saja di marketplace-nya. Mau nggak kemudian ada training (pelatihan), ada bantuan atau Shopee investment untuk satu teknologi pelatihan. Ternyata dia mau dan akan membuat Shopee center di beberapa desa,” ujar Ganjar.

Shopee Center ini nantinya diharapkan bisa memberdayakan UMKM yang ada di desa. Ganjar mengambil contoh produk unggulan dari Banyumas, gula semut.

Shopee Center mengambil peran memberikan pelatihan tak hanya soal kuantitas tetapi juga kualitas.

Contoh lain yang disebutkan Ganjar yaitu produk batik yang menjadi khas Solo Raya dan Pekalongan Raya.

Shopee Center bisa berperan untuk melatih UMKM untuk meningkatkan dari sisi kuantitas untuk pasar lokal dan kualitas untuk pasar internasional.

“Saya ingin komitmennya diwujudkan dalam bentuk Shopee Center yang ada di desa,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Ganjar juga memamerkan sejumlah produk UMKM yang terpajang di etalase ruang kerjanya.

Beberapa produk merupakan UMKM yang sudah masuk pasar internasional dengan pengemasan menarik dan beberapa lainnya yang masih bisa dikembangkan. (jpnn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *