Usung Produk Lokal, Mahasiswa STIE Mamuju Raih Prestasi Nasional

  • Whatsapp
Usung Produk Lokal, Mahasiswa STIE Mamuju Raih Prestasi Nasional

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Prestasi mahasiswa STIE Muhammadiyah Mamuju patut diajungi jempol. Itu setelah berhasil memboyong prestasi dalam ajang kompetisi nasional Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI) Ditjen Dikti Kemendikbud RI.

Setelah melalui tahap seleksi yang sangat ketat, 3 tim mahasiswa STIE Muhammadiyah Mamuju berhasil meraih hibah kompetisi nasional KBMI Ditjen Dikti Kemendikbud RI. Keputusan pemenang sebagaimana tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI nomor 1909/E2/KM.12/2021 tanggal 2 Mei 2021 tentang pengumunan lolos seleksi KBMI tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Usulan produk usaha yang diajukan mahasiswa STIEM Mamuju yang dinobatkan sebagai pemenang yakni Bayne Hijab, Bacips dalam bentuk produk olahan singkong dan AHARSA mengusung produk keripik penja. Ketua pengusul Bayne Hijab, Amalia Ulfa sangat bangga atas prestasi yang diraih pada level nasional.

“Alhamdulillah dengan ikhtiar dan usaha, serta bimbingan dosen pendamping maka Bayne Hijab berhasil menjadi salah satu pemenang KBMI 2021,” kata Ulfa dalam keterangan resmiyang diterima redaksi, Rabu 5 Mei.

Sementara itu, Ketua STIE Muhammadiyah Mamuju, Dr. Muchtar, turut berbangga atas prestasi nasional yang diraih oleh mahasiswa dan keterlibatan dosen yang telah mendampingi hingga batas akhir pengusulan proposal.

“Rasa syukur dan bangga bahwa perjuangan dan kegigihan yang dilakukan oleh mahasiswa menuai hasil yang sangat memuaskan. Mereka mempersiapkan dengan sangat baik sehingga meraih prestasi yang dicita-citakan,” kata Muchtar.

Ajang bergengsi program kewirausahaan mahasiswa Indonesia ini juga disambut semangat dari Suryansyah, selaku Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIE Muhammadiyah Mamuju bahwa prestasi yang dicapai mahasiswa adalah buah dari kerja keras dan kerjasama yang solid.

“Keberhasilan yang kami capai, merupakan hasil dari proses yang penuh tantangan dan kegigihan dari segenap pihak yang terlibat. Tim kerja, dosen dan khususnya keseriusan mahasiswa dalam mempersiapkan naskah proposalnya,” aku Suryansyah.

Ia berharap program wirausaha ini dapat berkelanjutan dan juga berharap dukungan pemerintah daerah dalam menumbuhkan wirausaha muda. Sehingga segala potensi pengelolaan sumber daya dapat menjadi produk yang khas dan unggulan, khususnya yang ada di Sulawesi Barat.

“Dibutuhkan perhatian dan pendampingan yang serius bagi pemuda agar dapat berwirausaha. Sehingga bermuara pada kesejahteraan masyarakat serta peningkatan perekonomian daerah,” tutup Suryansyah. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *