Genjot Pelaksanaan Vaksinasi, Pemkab Bentuk Tim Pokja

  • Whatsapp
Genjot Pelaksanaan Vaksinasi, Pemkab Bentuk Tim Pokja
POKJA. Para Pimpinan OPD jajaran Pemkab Majene hadir dalam rakor percepatan penanganan Covid-19, di Rujab Bupati Majene.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene terus mengoptimalkan guna menggenjot pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di daerah ini.

Langkah yang dilakukan Pemkab Majene dengan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Covid-19 yang akan bertugas untuk melakukan percepatan pelaksanaan program vaksinasi. “Ini merupakan program nasional,” sebut Pj Sekda Majene Suyuti Marzuki pada Rapat Koordinasi (Rakor), di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Majene, Senin 7 Juni.

Ia mengatakan, saat ini ada tren peningkatan jumlah terpapar Covid-19 di Sulawesi Barat, sehingga perlu melakukan langkah antisipasi termasuk mendorong pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, sehingga diharapkan tim pokja bekerja untuk turun ke lapangan melaksanakan percepatan vaksinasi di masyarakat.

“Termasuk menjadwalkan ulang vaksinasi bagi OPD yang belum rampung. Karena ada OPD yang belum 100 persen pelaksanaan vaksinnya,” terangnya.

Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji juga berkomitmen ikut membantu menyukseskan pelaksanaan vaksinasi sesuai target pada setiap wilayah. “Termasuk mengerahkan babinkantimbas di delapan Kecamatan untuk mempersuasi masyarakat dan mengerahkan paling sedikit lima orang warga untuk di vaksin setiap harinya. “Kami punya Babinkamtibmas sebanyak 45 orang di delapan kecamatan, ditugaskan bawa paling sedikit lima orang untuk divaksin setiap hari sudah cukup signifikan bisa ratusan dalam sebulan,” bebernya.

Kendala lain yang di hadapi lanjut Kapolres, adalah ketersediaan vaksinator dan pengaruh berita hoax sehingga banyak masyarakat yang enggan untuk mengikuti vaksinasi.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Majene dr Rahmat Malik berharap adanya masukan dan trik dari OPD untuk mengkolaborasikan vaksinasi dalam kebijakan programnya yang menyentuh masyarakat.

Bupati Majene Lukman bersyukur dengan terbentuknya pokja Covid-19 dan berharap agar tim bekerja dengan sungguh-sungguh dan ikhlas. “Tidak boleh bekerja setengah-setengah sekali melangkah semua harus bergerak maju,” tegas Bupati.

Sementara hasil kesepakatan rencana aksi yang akan dilaksanakan yaitu Mapping sasaran vaksinasi, vaksinasi massal untuk pelaku ekonomi, komunitas tertentu, sosialisasi lawan hoax vaksin Covid-19, traking, penjadwalan ulang pelaksanaan vaksinasi bagi OPD yang belum rampung dan sasaran vaksin selanjutnya yaitu tenaga honorer dan sukarela.

Hadir dalam rakor, Dandim 1401 Majene, Kadisdikpora, Kadis Sosial, Kadis PPKB, Kabid Kedaruratan Bencana BPBD, Konsultan Vaksinasi Provinsi Sulbar dan Sulteng (Unesco) dr Evawati, dan tim pokja Covid-19 Majene.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *