Lukman Titip WFC ke AST-Aris

  • Whatsapp
ABD HAFID/ SULBAR EXPRESS
SERTIJAB. Lukman bersama Bupati Majene Andi Syukri Tammalele dan Wabup Arismunandar di Pendopo Rujab Bupati Majene, Selasa 29 Juni 2021.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Mantan Bupati Majene Lukman Nurman, berharap kepala daerah saat ini melanjutkan program yang belum tuntas.

Salah satunya terkait peningkatan infrastruktur daerah. Lukman menyebut, pembangunan area publik, Water From City (WFC).

Bacaan Lainnya

“Masih ada program yang masih tercecer, yaitu program from city untuk dilanjutkan. Artinya, belum sempat terealisasi hingga masa jabatan kami berakhir,” terang Lukman usai serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Majene, di Pendopo Rujab Bupati Majene, Selasa 29 Juni.

Ia menuturkan, pihaknya saat menjabat kepala daerah telah banyak pengalaman, baik dalam hal pengambilan kebijakan, strategi dan prioritas pembangunan dan tatanan budaya di Bumi Assamalewuang ini.

“Kami telah memberikan seluruh pengabdian dan kinerja terbaik serta senantiasa mengoptimalkan potensi diri dan sumber daya pembangunan yang dimiliki Kabupaten Majene untuk merealisasikan visi misi pembangunan,” ungkapnya.

Lukman pun menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Majene terpilih, Andi Syukri Tammalele dan Arismunandar, dan berharap program peningkatan kesejahteraan rakyat terus digenjot.

“Pada Pemilukada yang lalu ada pendukung, tim sukses, namun setelah pelantikan melebur menjadi satu kekuatan besar untuk membangun Kabupaten Majene. Teruskan program-program pembangunan, baik infrastruktur, sarana prasarana kesehatan dan sektor-sektor yang diperlukan hajat hidup masyarakat dengan sebaik-baiknya,” urai Politisi Partai Golkar itu.

Bupati Majene, Andi Syukri Tammalele menjamin akan tetap melanjutkan program pembangunan proyek WFC.

“Jadi langkah awal menuju program seratus hari kerja bupati dan wakil bupati Majene adalah Majene harus lebih bersih dan terang termasuk penegakkan hukum melalui peraturan daerah, peraturan bupati serta beberapa program prioritas lainnya,” jelasnya.

Disamping itu, mantan Sekkab Majene ini mengemukakan agendanya untuk mengaudit seluruh aset yang ada.

“Intinya, sejumlah program yang belum terealisasikan kita akan realisasikan sesuai harapan mantan Bupati Majene dan masyarakat Majene,” paparnya.

Ditempat sama, Wakil Bupati Arismunandar menegaskan bahwa aroma dan dinamika politik sudah usai.

“Sebagai Aparatur Sipil Negara harus netral dan memenuhi tanggung jawab sesuai tugas dan fungsinya,” singkat mantan Sekretaris Disbudpar Majene itu.

Hadir dalam sertijab, para Pimpinan OPD jajaran Pemkab Majene, Staf Ahli dan Kabag Setda Majene, para Camat, sejumlah pejabat Pemprov Sulbar, Forkopimda serta para purna tugas Kepala OPD, Bupati dan Wakil Bupati Majene serta undangan lainnya. (hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *