Pemprov Apresiasi Peran PMI

  • Whatsapp
DOK PRIBADI FOR RADAR SULBAR
PEMBUKAAN evaluasi operasi tanggap darurat bencana gempa bumi Sulbar, di Mamuju, Selasa 22 Juni 2021.

SULBAREXPRESS.CO.ID – Sekprov Sulbar, Muhammad Idris DP menyampaikan apresiasi kepada Palang Merang Indonesia (PMI) yang terus memberikan bantuan dan dukungan kepada warga terdampak gempa di Sulbar.

Dijelaskan, sejak awal hingga enam bulan pascagempa, PMI terus eksis membantu masyarakat terdampak, khususnya di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap, Provinsi Sulbar dapat menjadi percontohan pada pengelolaan bencana. Sebelumnya, saya juga sudah sampaikan kepada Kepala BNPB yang saat itu dijabat pak Doni Monardo agar Provinsi

Sulbar dijadikan sebagai provinsi laboratorium kebencanaan,” jelas Sekprov, Selasa 22 Juni.

Hal tersebut disampaikan pada momen pembukaan Evaluasi Operasi Tanggap Darurat Gempa Bumi Sulbar, yang mulai bergulir 22 Juni 2021.

Ketua Bidang Relawan PMI Pusat Sasongko Tedjo menilai pelaksanaan operasi tanggap darurat bencana gempa bumi di Sulbar cukup baik.

Faktor yang mempengaruhi keberhasilan penanganan bencana gempa bumi di Sulbar, menurut Sasongko Tedjo, diantaranya koordinasi antara PMI Pusat dan PMI Provinsi Sulbar, termasuk pengurus

PMI dari Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan serta dukungan dari para relawan.
“Faktor pendanaan juga sangat penting dan alhamdulillah dari negara-negara sahabat, berkat dukungan dari palang merah internasional dan lobi IFRC, kita mendapatkan dana sekitar Rp 12 miliar dan hasilnya sangat efektif,” terangnya.

Pembukaan kegiatan evaluasi juga diikuti secara virtual perwakilan IFRC atau Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Agenda ini terjadwal sampai 23 Juni.

Ketua PMI Provinsi Sulbar, Enny Anggraeni Anwar menyampaikan kesyukuran bahwa tim dan relawan PMI telah hadir dan memberikan kontribusi pada penanganan gempa di Sulbar.

Dukungan yang telah dilakukan, diantaranya; distribusi bantuan pangan, pelayanan air bersih dan sanitasi, pelayanan kesehatan dan psiko sosial, serta pemberian bantuan nontunai masing-masing Rp 2 juta kepada 2.000 kepala keluarga terdampak.

“Kami berterima kasih kepada seluruh relawan dan para pengurus PMI Pusat atas penanganan gempa bumi di Sulbar, sehingga berjalan dengan baik,” tandas Enny yang juga Wakil Gubernur Sulbar. (chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *