Perkuat Protokol Kesehatan Covid-19 di Desa Salulebo, Satgas Desa Rutin Mengedukasi dan Berbagi APD

  • Whatsapp
GALUH FOR SULBAR EXPRESS
BAGIKAN MASKER. Anggota Satgas Covid-19 Desa Salulebo Kabupaten Mamuju Tengah membagikan masker kepada warga di tiap dusun dalam rangka pencegahan penularan korona, belum lama ini.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Memperkuat upaya penanganan covid-19 di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulbar, pemerintah desa menggiatkan sosialisasi dan edukasi pencegahan.

Aparatur desa setempat mendirikan posko sebagai bentuk tindak lanjut atas kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam skala mikro.

Khususnya di Desa Salulebo, Mateng. “Teman-teman di posko masih rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan tim Satuan Tugas (Satgas) yang terdiri dari 44 orang anggota,” ujar Pjs Kepala Desa Salulebo, Galuh Prihandini, akhir pekan kemarin.

Selama pandemi masih berlanjut, kata dia, Satgas bersama aparatur desa akan terus melakukan pengawasan di titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi area penularan covid-19.

Misalnya di pasar atau ada keramaian, seperti cara-cara hajatan. Satgas termasuk didalamnya Babinsa dan Bhabinkabtibmas akan aktif melakukan pengawasan dan pendampingan secara langsung.

“Jadi, 44 orang anggota Satgas di desa kami, terbagi tiga kelompok. Masing-masing tim pencegahan, tim penanganan, dan tim pembinaan yang rutin bertugas di lapangan di dusun-dusun selain menjaga posko,” urai Galuh, kepada Sulbar Express.

Termasuk sampai ke pondok pesantren dibarengi dengan berbagi Alat Pelindung Diri (APD), berupa masker, handsanitizer dan fasilitas mencuci tangan.

“Ini semua sebagai bentuk pencegahan disamping teman-teman yang bertugas juga terus mengingatkan agar masyarakat disiplin protokol kesehatan. Bahwa Prokes ini sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Galuh menambahkan, beragam dalam upaya pencegahan yang dilakukan diwilayahnya, menggunakan 8 persen dari dana desa yang dialokasikan bagi desanya.

“Tahun ini kita sudah tiga kali mengencangkan kegiatan Posko Covid. Terakhir itu, kami massifkan sosialisasi pada 14 Juni kemarin. Kami imbau kepada masyarakat karena ini masih pandemi, silakan berkegiatan, tapi juga menghindari kerumunan,” paparnya.

“Alhamdulillah, sampai sekarang ini belum ada warga kami yang terinfeksi,” imbuh Galuh Prihandini. (chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *