Ribuan PMI Bakal Ditampung di Polman

  • Whatsapp
FOTO: KEMENSOS
BERBINCANG. Mensos Tri Rismaharini menerima audiensi Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dan rombongan. Kedua pihak membahas kesiapan pemulangan PMI Sulbar. Jakarta, Jumat 18 Juni 2021.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sulbar kembali dipulangkan dari Malaysia. Pemprov menyiapkan penampungan di Polman.

Rencananya, PMI yang dipulangkan akan tiba di Pelabuhan Tanjung Silopo, Kabupaten Polewali Mandar.

Pemerintah pusat meminta Pemprov Sulbar agar langsung memfasilitasi kepulangan PMI ke daerah asal masing-masing.

Namun Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menginginkan mereka ditampung terlebih dulu di Polewali Mandar.

Menurut Kepala Dinas Sosial Sulbar, Andi Bau Akram Dai, para PMI itu nantinya akan dipusatkan di Sport Center Polman sebagai shelter (tempat penampungan) sementara.

“Sementara ini sudah siap. Nanti kita benahi serta mengatur agar disana menerapkan protokol kesehatan,” jelas Bau Akram, Minggu 20 Juni.

Jumat 18 Juni, Ali Baal bersama rombongan menemui Menteri Sosial, Tri Rismaharini terkait rencana pemulangan 1.000 PMI dari Malaysia.

Gubernur memaparkan kesiapan Pemprov untuk menampung sementara para PMI di Shelter yang telah disiapkan, sebelum dikembalikan daerah masing-masing.

Hanya saja, Mensos menyampaikan kepada Gubernur agar rencana tersebut diurungkan. Langsung dikembalikan ke daerah asal.

Sementara Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menuturkan, Pemprov hingga saat ini siap menerima kedatangan warganya kembali ke Sulbar.

“Rencananya mereka akan dipulangkan bulan depan secara bertahap langsung dari Malaysia dengan kapal,” jelasnya.

Gubernur menerangkan, Pemprov Sulbar menjamin kesiapan seluruh kebutuhan yang diperlukan agar keselamatan dan kesehatan PMI terjamin. Termasuk balai latihan kerja untuk mereka.

“Memang pertama-pertama akan berat, tetapi kami berusaha bersama dan pasti akan berhasil,” kata Ali Baal.

Menemui Mensos, Gubernur didampingi kepala Dinsos, Kadis Tenaga Kerja Sulbar, dan Tenaga Ahli Gubernur Sulbar bidang Ketenagakerjaan, Sosial dan Hubungan Kerjasama.

SARAN MENSOS
UNTUK SULBAR
Diketahui, Menteri Sosial Tri Rismaharini, menjamin kesiapannya menjadi mediator dalam pemulangan 11.000 PMI dari Malaysia. Siap memfasilitasi penyediaan lahan hidup mereka di daerah masing-masing.

Dalam keterangan resminya, Mensos juga meminta agar Pemprov Sulbar bisa langsung memulangkan PMI ke kampung masing-masing, setibanya di Pelabuhan Silopo, Polman.

“Saya menyarankan untuk PMI asal Sulawesi Barat langsung saja dipulangkan ke tempatnya masing-masing,” kata Mensos, Jumat 18 Juni.
PMI asal Sulbar akan datang secara bergelombang. Pada kesempatan awal diperkirakan akan tiba 1000 orang. Kemudian akan datang lagi sekitar 7.500 orang bulan depan, sampai mencapai 11.000 orang.

Mensos Risma menyakinkan Gubernur Ali, Kemensos akan ikut berkontribusi mengatasi masalah PMI sesampainya di tanah air.

“Saya akan menjadi mediator untuk bagaimana mereka pulang ke daerah masing-masing. Saya akan menyurati kepala daerah yang mampu untuk membiayai. Bagaimanapun itu juga warganya,” tegasnya.

Tri Rismaharini tak lupa berpesan kepada kepala daerah di Sulbar agar memetakan potensi yang bisa dikembangkan di daerahnya. Harus digali dan dikembangkan untuk memberdayakan PMI yang tiba di tanah air.

Oleh karena itu, Gubernur Sulbar agar melakukan tracing lebih dulu kepada PMI. Apa saja ketertarikan PMI terhadap bidang pekerjaan yang bisa menjadi gantunggan hidup setelah mereka tiba di daerah asal.

“Kita akan pikirkan dari sekarang mereka akan bekerja apa, bagaimana kemudian kita dapat melakukan treatment. Dari awal PMI diwawancarai, ditanya keinginan mereka itu apa. Sehingga saat mereka datang bisa kita tangani,” ucap Mensos.

Pemetaan terhadap potensi daerah juga penting dilakukan, sebab dari sana Kemensos akan menentukan jenis intervensi apa yang bisa disinergikan.

Peran Kemensos sendiri dalam pemulangan PMI yaitu mulai dari Rehabilitasi Sosial, Pemulangan, sampai Reintegrasi. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *