Hewan Kurban Bagi Korban Gempa

  • Whatsapp
FOTO: IST
KURBAN. Warga di Mamuju saat melakukan penyembelihan hewan kurban di, Selasa 21 Juli 2021.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mamuju mencatat 166 hewan kurban pada Idul Adha tahun ini. Terdiri dari 139 ekor sapi dan 27 ekor kambing.

Ketua PHBI Mamuju, Rusli Muis mengatakan, jumlah kurban di daerah ini lebih sedikit jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurut dia, banyak warga yang melapor ke PHBI Mamuju.

Bacaan Lainnya

“Agak turun drastis. Mungkin karena salat Id di rumah masing-masing. Sebelum-sebelumnya banyak orang datang melapor,” kata Rusli, Rabu 21 Juli.

Dari jumlah hewan kurban yang tercatat di PHBI Mamuju, kata Rusli, warga dari Graha Nusa menjadi yang terbanyak dengan 25 ekor sapi. Disusul Polresta Mamuju 14 ekor, Muhammadiya lebih dari 10 ekor dan PT Passokkorang 7 ekor sapi.

“Bupati Mamuju (Sutinah, red) satu ekor sapi. Kalau SDK (Suhardi Duka, red) empat ekor sapi dan wakil bupati (Ado Mas’ud, red) satu ekor sapi juga,” imbuhnya.

Masih di Mamuju, Panitia qurban Wahdah Islamiyah Amiruddin menyebutkan, pihaknya menyembelih 25 sapi dan 25 kambing. Proses pemotongannya dilakukan selama dua hari.

Daging kurban tersebut disalurkan ke Desa Ahu, Tapalang Barat, Tapalang Induk, Tapandulu, Rangas, Sese, Simboro, Mamuju kota, sekitar Kali Mamuju, Kelapa Tujuh, Desa Bambu dan Tammasapi.

“Totalnya sebanyak 2.125 kilogram. Masing-masing KK dapat satu kilogram. Penyalurannya kita pakai kupon. Dibagi di titik terdekat, hingga daerah terdampak gempa seperti di Tapalang dan Tapandullu,” ungkapnya.

Sementara Pemprov Sulbar tahun ini melakukan penyembelihan 22 sapi ditambah 97 ekor yang telah dibagikan ke seluruh kecamatan di provinsi ini.

Selain itu, Pemprov Sulbar juga membagikan sapi kurban untuk warga terdampak gempa di Tappalang, Mamuju dan Malunda.

Kabid Bina Mental Spritual Biro Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sulbar, Maqdum Ibrahim, mengatakan hewan kurban yang diserahkan merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat di Sulbar.

“Hari ini OPD Lingkup Pemprov Sulbar telah menyumbang 22 Ekor sapi untuk warga sekitar Masjid Baitul Anwar, 17 ekornya lagi kita kirim ke wilayah terdampak gempa di Malunda dan Tappalang, sejak dua bulan lalu telah kita sampaikan ke OPD-OPD untuk berpartisipasi menyiapkan hewan kurban ini,” paparnya, Selasa 20 Juli.

Selain itu, Pemprov juga telah membagikan 75 sapi ke seluruh kabupaten di Sulbar. Dengan rincian 69 ekor untuk masing-masing Kecamatan dan 6 ekor untuk masjid besar di Ibu Kota Kabupaten.

Tahun ini, Pemprov Sulbar juga menyalurkan daging sapi kurban dari Presiden Joko widodo, dengan bobot 1,8 ton yang diserahkan di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar.

“Untuk sapi kurban presiden Joko Widodo akan disembelih di Desa Bonde Campalagian. Bobotnya 1.8 ton dengan harga Rp 80 juta,” ujar Maqdum.

Ia menambahkan, untuk pembagian daging kurban dilakukan dengan kupon dan diantarkan ke rumah warga. Itu sebagai langkah mengantisipasi terjadinya kerumunan demi mencegah penularan virus korona.

‚ÄĚDaging kurbannya kita antarkan ke rumah masyarakat, dan untuk daging kurban ini juga bukan semata untuk keluarga miskin. Siapapun bisa menikmati untuk merasakan sama-sama daging tersebut,” tandasnya. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *