Pastikan Pemberlakuan Jam Malam

  • Whatsapp
FOTO: IDRUS IPENK
OPERASI BERSAMA. Bupati Mamuju ST. Sutinah Suhardi, Wabup Ado Mas'ud serta Sekda Mamuju Suaib bersama Kapolresta Kombes Pol Iskandar juga Dandim 1418 Mamuju Kolonel Inf Tri Aji Sartono saat melakukan penertiban Prokes, Sabtu 3 Juli 2021.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Jajaran TNI dan Polri akan terus mendukung upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Sulawesi Barat. Khususnya Ibu Kota, Mamuju.

Begitu diutarakan Dandim 1418 Mamuju, Kolonel Tri Aji yang menegaskan bahwa TNI akan terus mendukung langkah pemerintah daerah dan Polri dalam upaya penegakkan protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

“TNI akan terus mengawal kebijakan pemerintah daerah terkait protokol kesehatan. Tidak ada pembedaan satu dengan yang lain,” tegasnya, akhir pekan kemarin.

Hal tersebut disampaikan menyikapi meningkatnya kasus positif Covid-19 di Mamuju.

Penambahan angka positif ini, membuat pemerintah daerah bersama pihak terkait lainnya, kembali memperketat Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Hingga akhir pekan kemarin, perkembangan Covid-19 di wilayah Mamuju, tercatat 1.739 kasus positif, dirawat 10, isolasi mandiri 160, sembuh 1.556, dan 13 orang dinyatakan meninggal.

Pemerintah Kabupaten Mamuju pun terus menggalakkan operasi penegakan Prokes bersama personel gabungan dari jajaran kepolisian dan TNI.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar meminta seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga Prokes di lingkungan sekitar masing-masing.

Termasuk meminta masyarakat agar tak segan melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran terhadap surat edaran bupati.

“Kami meminta kepada masyarakat segera melaporkan apabila ada pelanggaran protokol kesehatan, kami meminta kepada pelaku usaha baik cafe dan restoran yang masih melanggar atau buka diatas jam yang ditentukan akan diberikan sanksi,” tegasnya.

Begitu dikatakan usai melakukan operasi penertiban bersama Bupati Mamuju, Wakil Bupati, Sekda Mamuju serta Dandim.

Sabtu malam lalu, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi bersama Wakil Bupati Ado Mas’ud terjun langsung melakukan penertiban.

Bersama Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar serta Dandim 1418 Kolonel Inf Tri Aji Sartono, rombongan bupati menyasar sejumlah cafe, restoran dan tempat keramaian seperti anjungan pantai Manakarra Mamuju.

Operasi sebagai bentuk keseriusan Pemkab Mamuju mencegah meluasnya penularan covid-19. Sekaligus memastikan surat edaran Bupati dengan nomor 009/09/VI/2021 Tentang pemberlakuan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan corona virus disease 2019 dilaksanakan sesuai aturan.

“Angka covid semakin meningkat, sehingga kita mau melihat sejauh mana kepatuhan pelaku usaha seperti cafe, restoran dan tempat hiburan malam,” ujar Sutinah.

Ia mengaku, dari hasil pemantauan dilapangan masih ditemukan beberapa cafe dan THM yang melakukan pelanggaran.

“Kita ingatkan untuk selalu mengikuti dan mematuhi prokes seperti 5 M, kita berharap masyarakat bisa lebih patuh lagi,” jelasnya.

Ditekankan, aktifitas cafe, restoran dan tempat umum lainnya hanya sampai pukul 22:00 Wita. Selain itu, pelaku usaha hanya boleh mengakomodasi 50 persen dari total kapasitas ruangan.

“Semoga dengan kehadiran kami melakukan operasi bersama TNI dan Polri, dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan demi menghindari risiko tertular virus corona, terlebih saat ini angkanya cukup meningkat dan perlu diwaspadai,” imbuh Sutinah.

Sementara Sampai 4 Juli, data Satgas Covid-19 Sulbar terkait Covid-19, adalah; 6.043 kasus positif, sembuh 5.541 orang, dan meninggal 123 orang. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *