Tak Patuhi Prokes, Pasar Malam di Mateng Dibubarkan

  • Whatsapp
foto: IST
Aparat Polres Mateng membubarkan pasar malam hoya-hoya di Desa Lara, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).

TOPOYO, SULBAREXPRESS.CO.ID – Masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) merasa tidak nyaman dengan adanya pasar malam di Desa Lara, Kecamatan Karossa. Ini karena hiburan hoya-hoya itu diselenggarakan dengan tidak mematuhi protokol kesehatan.

Kondisi ini langsung direspon cepat oleh aparat Polres Mateng. Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Muhammad Zakiy langsung memerintahkan personel kepolisian dan Polsek Karossa untuk menutup hiburan malam hoya-hoya tersebut.

Kepada redaksi Sulbar Express, Zakiy membenarkan adanya laporan masyarakat soal hiburan malam hoya-hoya yang mengabaikan prokes.

“Iya benar, dan kami langsung perintahkan kabag Ops dan Kapolsek Karossa untuk menutup kegiatan tersebut,” kata Kapolres.

Muhammad Zakiy mengaku, pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Tak lupa, ia tetap mengimbau agar masyarakat mematuhi prokes termasuk penyelenggara kegiatan dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Kami sudah mengimbau siapapun yang menyelenggarakan kegiatan yang bisa mengumpulkan banyak orang harus mematuhi prokes. Karena pandemi Covid-19 belum berakhir,” tegasnya.

Zakiy juga menegaskan, pihaknya akan menindak tegas bagi siapapun yang tidak mematuhi prokes.

“Bagi penyelenggara kegiatan yang tidak mematuhi prokes, kami akan bubarkan. Dan memang di tempat hoya-hoya itu banyak yang tidak pakai masker,” ujar Kapolres.

Sementara itu, menidaklanjuti perintah Kapolres Mateng, Kabag Ops Pelres Mateng bersama Kapolsek Karossa, Iptu Gunawan dan personel Polsek Karossa langsung ke lokasi untuk membubarkan kegiatan hiburan hoya-hoya tersebut.

“Kami langsung menindaklanjuti untuk menutup kegiatan pasar malam hoya-hoya yang tidak mematuhi prokes,” kata Kapolsek Karossa, Iptu Gunawan.

Dia juga membenarkan bahwa banyak warga atau pengunjung tidak memakai masker.

“Karena hal itu kami tidak mentolelirnya, langsung kami bubarkan malam ini juga,” ungkapnya.

Merespon hal ini, tokoh pemuda asal Mateng Ashari Rauf, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kapolres Mamuju Tengah beserta jajaran yang secara cepat langsung melakukan tindakan.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Kapolres Mateng atas langkah cepat yang dilakukan. Dan saya juga mengajak kepada seluruh warga di Mamuju Tengah, umumnya di Sulawesi Barat agar mari kita membantu pemerintah, membantu Polri dan TNI dengan tetap berkomitmen memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutup Ashari. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *