Pengurus Pemuda Panca Marga Mamuju Dikukuhkan, Rekomendasikan Pendirian Tugu Veteran

  • Whatsapp
Pengurus Pemuda Panca Marga Mamuju Dikukuhkan, Rekomendasikan Pendirian Tugu Veteran
DILANTIK, Ketua PPM Sulbar, Firman Juang Malarangeng, saat melantik Ketua PPM Mamuju, Atri Fadly, di Aula Kodim 1418 Mamuju, Selasa 10 Agustus 2021.

PENGURUS Pemuda Panca Marga (PPM) Mamuju mendorong hadirnya nama Jalan Veteran di Mamuju, sebagai bentuk penghargaan bagi para veteran.

Hal tersebut disampaikan Ketua PPM Mamuju, Atri Fadly, usai ia dan jajaran pengurus lainnya menjalani pelantikan di Mamuju, Selasa 10 Agustus.

Bacaan Lainnya

Organisasi yang bernaung di bawah Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tersebut juga mengusulkan pendirian Tugu Veteran di Ibu Kota Provinsi.

“Kepada bupati Mamuju kiranya veteran ini memiliki jalan khusus, yakni Jalan Veteran. Karena di Sulbar jalan itu tidak ada. Di daerah lain seperti Sulsel, Makassar, ada,” kata Atri di Aula Kodim 1418 Mamuju.

Hal tersebut, lanjut Atri, sangat bisa dilakukan pemerintah daerah mengingat masih banyak jalan protokol yang tidak memiliki nama. Misalnya, di jalur dua dekat Bandara Tampa Padang, Mamuju.

“Daripada namanya jalan trans provinsi, lebih baik kita jadikan nama Jalan Veteran. Itu yang kami minta. Kami juga berharap LVRI memiliki kantor sendiri,” ucapnya.

Dalam kepemimpinannya itu, Atri mengaku, memiliki beberapa misi dalam membangun organisasi tersebut.

Salah satunya bakal melebarkan sayap organisasi di setiap kecamatan-kecamatan di Mamuju dan meningkatkan kerja-kerja kemanusiaan.

“PPM merupakan satu organisasi yang dulunya merupakan anak emas dari TNI dan Polri. Di Mamuju organisasi ini sempat redup. Jika orang tua kami tidak dihargai, buat apa negara ini ada,” tutur Atri.

Ketua Dewan Paripurna PPM Mamuju, Naskah M Nabhan menyebutkan, sebagai anak veteran sudah seharusnya menjaga negara ini. Dalam ajaran Islam mencintai tanah air sebagian dari iman. Semua agama juga menyatakan hal yang sama.

“Dewan paripurna sepakat agar ada Jalan Veteran di Mamuju, kalau perlu sekaligus dengan tugu veteran,” sebut Naskah.

Dirinya juga meminta, pemimpin yang baru saja dilantik agar memiliki jiwa visioner dan kemandirian yang tinggi.

“Tanggung jawab ketua yang pertama, tidak boleh ada anak veteran jadi pengangguran di tanah air. Kita harus mendata anak-anak veteran. Yang belum kerja kita carikan kerja. Sangat miris kalau anak veteran menjadi pengangguran di tanah airnya sendiri,” ujarnya.

Ketua PPM Sulbar, Firman Juang Malarangeng menuturkan, dengan dilantiknya kepengurusan PPM Mamuju diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai tupoksinya.

“PPM Kabupaten Mamuju sebenarnya sudah ada, namun sejak 1998 vakum. Sehingga ada beberapa generasi yang harusnya kita ambil alih. Kita banyak berkoordinasi dengan pimpinan daerah untuk kemudian membentuk PPM di Mamuju,” ucap, Firman.

PPM harus bersinergi, berkonsolidasi, berkolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri.

“Kita beri waktu satu tahun kepada teman-teman yang sudah dilantik agar segera membentuk ranting-ranting di kecamatan,” tandasnya.

Dandim 1418 Mamuju, Kolonel Inf Tri Aji menyebutkan, sebagai anak bangsa tentunya harus memiliki rasa cinta tanah air, serta mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia, sebagai Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menjunjung tinggi martabat serta kedaulatan NKRI.

“Kalian itu organisasi yang harus beda dengan yang lain. Ada empat misi tadi. Empat tujuan itu saya harap dipedomani. Jangan menyimpang dari AD/ART. Menjadi contoh dari yang lain,” tandasnya. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *