Covid Kembali Terkendali, Prokes Jangan Kendor

  • Whatsapp
chm
OPERASI YUSTISI. Petugas gabungan Polresta Mamuju, Kodim 1418 Mamuju dan Satpol PP rutin mengawal kebijakan PPKM dalam rangka memutus mata rantai penularan korona di Ibu Kota Sulbar.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Angka positif covid perlahan menurun. Meski tak signifikan, Kabupaten Mamuju dinyatakan keluar dari zona merah.

Satgas Penanganan Covid-19 menilai risiko penularan virus di Ibu Kota Sulbar ini sudah berhasil ditekan oleh pemerintah daerah dengan dukungan para pihak terkait.

Bacaan Lainnya

Optimalisai tracking dan penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) menjadi kunci utamanya.

Upaya-upaya pencegahan dan penanganan ini diharap bisa terus berlangsung.

“Status kita sudah turun, dari merah ke orang. Salah satunya karena memang ada penurunan kasus,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Mamuju, Alamsyah Thamrin, kemarin.

Bersama Forkopimda, lanjut Alamsyah, Satgas akan terus berupaya keras dan bersinergi dalam penanganan Covid-19.

“Tetap disiplin melakukan protokol kesehatan. Bagi yang melakukan isolasi mandiri, benar-benar melakukan isolasi dengan mandiri dan tidak berinteraksi dengan keluarga sehingga dapat menghindari penularan dalam klaster keluarga,” imbaunya.

Secara umum, wilayah Sulbar yang terdiri dari enam kabupaten kini masuk dalam kategori zona orange penularan covid. “Kita sekarang zona orange termasuk Mamuju,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar dr. Asran Masdy.

Menurutnya, keluarnya Mamuju dari zona merah juga kareba pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM.

“Sekarang kita ada level tiga kita berharap bisa ke level dua bahkan level satu,” ujar Asran.

Karena itu, ia meminta kepada semua pihak dan masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan sesuai standar yang telah ditetapkan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Selain menjaga kedisiplinan dalam menerapkan Prokes sebagai adaptasi baru saat ini, seperti menjaga jarak, tetap memakai masker dan rutin mencuci tangan, penelusuran kontak pun tetap berlangsung secara maksimal.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM menekankan bahwa terpenting saat ini adalah bagaimana tetap memperketat penerapan Prokes. Masyarakat jangan sampai lengah.

“Prokes harus jalan terus. Begitupula dengan vaksinasi harus kita dukung bersama agar kekebalan kelompok di Provinsi Sulbar segera terpenuhi, juga pembatasan mobilitas agar tidak ada klaster penularan baru,” tegasnya. (chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *