Di Tengah Pandemi, Pertamina Buka Peluang Usaha

  • Whatsapp
FOTO: IDRUS IPENK
MENJELASKAN. Senior Supervisor Communication Relations Pertamina Regional Sulawesi, Taufik di Cafe Cilacap Mamuju, Jumat 13 Agustus 2021.

PT Pertamina membuka peluang usaha menjadi bagi seluruh masyarakat di wilayah Sulbar. Melalui layanan terbaru yaitu Pertashop.

Layanan tersebut disiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen Bahan Bakar Minyak (BBM), termasuk LPG dan produk Pertamina ritel.

Bacaan Lainnya

Kebijakan ini disebut sebagai salah satu solusi untuk menyalurkan energi kepada masyarakat luas khususnya di Sulbar.

Layanan Pertashop sendiri merupakan lembaga penyalur Pertamina skala kecil. Hadir mempermudah pasokan energi, khususnya bagi masyarakat yang belum mendapatkan akses memadai.

Dengan hadirnya Pertashop berkapasitas penyaluran 3.000 liter per hari ini, sekarang masyarakat masyarakat bisa menikmati BBM dengan harga dan kualitas setara SPBU.

“Kualitas BBM sudah terjamin dengan takaran sesuai standar SOP, juga disuplay langsung Pertamina,” kata Senior Supervisor Communication Relations Pertamina Regional Sulawesi, Taufik Kurniawan, ucap Taufik, Jumat 13 Agustus di Mamuju.

Saat ini di Sulbar sudah beroperasi 15 Pertashop, ia pun menarget Pertashop bisa menjangkau seluruh wilayah provinsi ke-33 ini.

Ia mengatakan, modal awal yang dibutuhkan untuk membuka Pertashop mulai dari Rp 250 juta untuk kriteria gold, Rp 400 juta untuk platinum, dan Rp 500 juta untuk diamond.

“Itu sudah termasuk perangkat moduler alat pengisian di Pertashop,” ucapnya.

Sementara luas lahan yang dibutuhkan yakni sekitar 15×15 meter persegi, dan bisa menjual Pertamax, Dexlite, bright gas, pelumas Pertamina.

Di samping itu, pihak Pertamina juga akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada mitra tentang cara pengoperasian alat pengisian.

“Untuk membangun Pertashop, lokasi bisa dilalui kendaraan, utamanya mobil tangki penyalur BBM milik Pertamina. Itu juga menjadi salah satu syarat lokasi harus bisa diakses kendaraan penyalur BBM dan memiliki akses jaringan listrik,” ujar Taufik.

Bagi warga yang hendak mengajukan penawaran untuk membuka Pertashop, maka harus memiliki izin dari pemerintah setempat, bisa dalam bentuk CV, PT, maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Pihak Pertamina pun membuka pendaftaran kepada seluruh masyarakat di Sulbar yang ingin membuka layanan Pertashop milik PT Pertamina.

“Sudah bisa mendaftar dengan membuka layanan Call Center di 135,” tandasnya. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *