Jampersal Dihentikan,Komisi III Akan Panggil Dinkes dan BKAD

  • Whatsapp
Jampersal Dihentikan,Komisi III Akan Panggil Dinkes dan BKAD
MAJENE, SULBAR EXPRESS – Klaim jaminan persalinan (Jampersal) telah melampaui anggaran yang tersedia di Dinas Kesehatan Kabupaten Majene. Akibatnya, Pelayanan Jampersal mulai Agustus 2021 hingga Desember 2021 dihentikan.
Sekretaris Komisi III DPRD Majene Budi Mansur mengatakan akan memanggil dinas Kesehatan dan BKAD Majene untuk mencari solusi bersama. “KIta akan panggil Dinkes dan BKAD untuk mempertanyakan persoalan tersebut,” ujarnya.
Menurut Budi anggaran Jampersal di Majene berkisar Rp 300 juta lebih, sedangkan pemohon dari jampersal katanya sudah melampaui. “Ini pelayanan dasar, tidak boleh terhenti. Disamping kemarin ada masalah BPJS tanggungan provinsi, tambah lagi ini. Paling tidak Jampersal ini cukup membantu ibu-ibu yang mau melahirkan,” jelas Ketua BKPRMI Majene itu.
Lebih jauh politikus PKS dari Pamboang ini menjelaskan, anggaran setiap persalinan bervariasi, sebab jampersal juga menanggung operasi. “Itu yang banyak anggarannya. Kalau persalinan biasa, tidak seberapaji, tidak sampai Rp 1 juta klaimnya,” ujarnya.
Budi Mansur menambahkan, jika  anggaran jampersal sudah harus diusulkan di APBD Perubahan karena cukup membantu masyarakat di tengah pandemi. “Disaat BPJSnya tidak aktif. Paling tidak adalah anggaran yang kita talangi di Perubahan, Insya Allah,” harapnya. (smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *