Kasiter Korem 142: Hiduplah Berdampingan dengan Damai

  • Whatsapp
Kasiter Korem 142: Hiduplah Berdampingan dengan Damai

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Kerukunan umat beragama merupakan bentuk hubungan antar manusia yang damai. Toleransi beragama adalah suatu sikap saling mengerti dan menghargai satu sama lain tanpa adanya sikap membeda-bedakan dan mengecilkan umat yang lain.

Di Provinsi Sulawesi Barat, pentingnya kerukunan umat beragama kemudian diaplikasikan melalui pemberian materi dari staf teritorial Korem 142 Tatag.

Kegiatan dengan mengusung tema “Mewujudkan Binter TNI-AD yang adaptif melalui kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama demi mencegah konflik sosial antar umat beragama serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa” dilaksanakan di Makorem 142 Tatag, Jumat 20 Agustus 2021.

Pelaksanaannya, kemudian menghadirkan para tokoh agama baik dari agama Islam, Kristen, Khatolik, Hindu dan Budha yang dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Acara dimulai dengan sambutan oleh Kasiter Korem 142 Tatag, Kolonel Arh Sri Rusyono, yang menyampaikan rasa terima kasih dan selamat datang Kepada seluruh peserta yang hadir dalam acara ini.

Kasiter ingin, semua materi dalam kegiatan ini bisa diimplementasikan kepada umat masing-masing agama agar wujud nyata kerukunan antar umat beragama tetap terjalin harmonis.

“Beribadah itu untuk membentuk kepribadian yang utuh, menghargai kesesama umat beragama, karena kita semua adalah mahluk yang paling sempurna dari mahluk ciptaan yang lain. Kita harus bisa mengimplementasikan akal budi dan pikiran sebagai ciptaan Tuhan, mempersatukan dan bukan memecah belah antar agama,” ujar Kolonel Arh Sri Rusyono.

“Apapun profesi kita, itu merupakan ujian sebagai mahluk ciptaan Tuhan, oleh karena itu gunakanlah akal pikiran dengan baik untuk saling menghargai, menghormati dan hidup berdampingan ditengah tengah masyarakat secara damai, karena damai itu indah,” pungkas Kasiter Korem 142 Tatag.

Pada kesempatan yang sama seluruh perwakilan tokoh agama diberi kesempatan untuk memberikan sambutan sesuai dengan ajarannya masing-masing sambil didengarkan oleh peserta yang lain. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *