Kontingen Sudah Siap, Anggaran Belum Ready, Pemprov Belum Singgung Soal Bonus

  • Whatsapp
Kontingen Sudah Siap, Anggaran Belum Ready, Pemprov Belum Singgung Soal Bonus

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Persiapan pemberangkatan kontingen Sulbar menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua terus dilakukan. Sisa menunggu kucurnya anggaran yang lama tersendat.

PON Papua akan berlangsung 2-15 Oktober 2021. Sesuai agenda, kontingen Sulbar akan diberangkatkan bertahap, mulai 22 September.

Bacaan Lainnya

“Pertama berangkat yaitu kontingan Cabor Takraw dan Dayung. Kemudian berikutnya menyusul Cabor lain tanggal 2 Oktober,” papar Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Sulbar, Saifuddin, saat dikonfirmasi Senin 30 Agustus.

Seluruh official, atlet dan manajer termasuk pihak pengamanan yang akan berangkat terbagi dua gelombang, hal itu lantaran tempat dan jadwal lomba yang berbeda.

gubernur dan jajaran Forkopimda Sulbar dijadwalkan melakukan pelepasan secara yang bakal berlangsung terbatas di tengah pandemi saat ini.

“Pemberangkatan sangat dibatasi untuk mengurangi penumpukan jumlah orang. Kontingen akan dilepas resmi oleh pak Gubernur sekaligus Ketua KONI Sulbar. Tetapi saya masih akan melakukan komunikasi terkait rencana pelepasan,” ucap Saifuddin.

Sulbar akan mengikuti delapan cabang olahraga (Cabor); catur, renang, sepak takraw, atletik, dayung, muathay, renang, balap motor dan panjat tebing.

“Kesiapan kami sudah berkomunikasi dengan pelatih, untuk memaksimalkan yang dimiliki meskipun terkendala pencairan anggaran,” ucapnya.

Kontingen Sudah Siap, Anggaran Belum Ready, Pemprov Belum Singgung Soal Bonus

Dijelaskan bahwa Pemprov sudah memproyeksikan anggaran untuk keikutsertaan di PON Papua yang bersumber dari APBD Sulbar, senilai Rp 3,2 miliar.

Menurut sekretaris Dispora Sulbar, alokasi dana tersebut sudah mencakup seluruh Cabor dan tim official yang akan diberangkatkan.

Ditanya soal apresiasi bagi atlet berprestasi nantinya, Saifuddin mengaku belum ada penekanan. Bonus kata dia, tergantung kebijakan gubernur.

Namun begitu, pihaknya akan tetap mengkomunikasikan hal tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada duta Sulbar.

“Ini belum kami tau, insyaallah kami usahakan. Persoalannya, anggaran terbatas. Saya yakin pak gubernur punya keputusan seperti itu,” ungkapnya.

Ia juga memastikan pekan kedua bulan depan, pencairan anggaran akan dirampungkan. “sisa menunggu tanda tangan dari pak gubernur,” tandasnya.

7.066 ATLET
Dari Jakarta, dikabarkan bahwa Pertemuan Chef De Mission sekaligus delegation registration meeting PON Papua telah selesai. Pertemuan ini menentukan keabsahan sebanyak 7.066 atlet dari 34 provinsi yang akan mengikuti PON Papua.

CDM meeting ketiga dan DRM PON Papua di Kota Jayapura yang berlangsung selama tiga hari resmi ditutup. Meeting diikuti jajaran KONI pusat, panitia pengawas dan pengarah panwasrah PON Papua, PB PON dan KONI provinsi.

Keabsahan daerah atlet pun telah diselesaikan. Keputusan rapat komisi keabsahan PON Papua menentukan atlet dengan SK DKI Jakarta dan berdomisili di luar Jakarta dapat mengikuti PON Papua.
Tercatat 7.066 atlet yang akan terjun, Terdiri dari 4.176 atlet putra dan 2.890 atlet putri. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *