KPU Tetapkan Desa Bambu Sebagai Desa Pemilu

  • Whatsapp
KPU Tetapkan Desa Bambu Sebagai Desa Pemilu
Ahmad Amran Nur

MAMUJU, SULBAR EXPRESS..CO.ID – KPU Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menetapkan Desa Bambu Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju sebagai Desa Pemilu.

“Dalam menyambut program KPU pusat yang membentuk desa pemilu dan pemilihan maka KPU Mamuju bergerak cepat mendukungnya,” kata anggota KPU Mamuju Ahmad Amran Nur di Mamuju, Rabu.

Ia mengatakan KPU Kabupaten menetapkan Desa Bambu di Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, sebagai Desa Pemilu sesuai dengan petunjuk dan syarakat yang ditetapkan KPU pusat.

Menurut dia, Program Desa Pemilu juga akan dilaksanakan pada 34 provinsi lainnya di Indonesia dan setiap provinsi akan menetapkan dua desa atau kelurahan sebagai proyek percontohan dari program itu.

Ia menyampaikan desa dan kelurahan yang akan dijadikan Desa Pemilu adalah desa dan kelurahan yang memiliki potensi pelanggaran pemilu tertinggi, kemudian daerah rawan konflik dan, dan daerah dengan partisipasi masyarakat rendah.

“Desa Bambu ditetapkan sebagai Desa Pemilu di Kabupaten Mamuju untuk meningkatkan partisipasi pemilih menghadapi pemilu dan pemilihan pilkada serentak 2024 di Kabupaten Mamuju,” katanya.

Amran mengatakan dengan program tersebut diharapkan lahir kader perubahan yang dapat memperluas makna partisipasi masyarakat di pemilu.

“Kuantitas pemilih dan kualitas pemilih meningkatkan pemahaman kepemiluan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar memiliki tindakan menyukseskan pemilu, akan dilakukan di desa pemilu,” katanya.

Ia berharap, program tersebut dapat melahirkan pemilih cerdas, kritis, yang tidak mudah terjebak oleh praktik politik uang, hoaks, dan kampanye berbau SARA maupun konflik dan kekerasan di masyarakat.

“Masyarakat terlibat menjadi peserta dalam program Desa Pemilu, dengan syarat bukan anggota partai politik, berusia minimal 17 tahun, dan paling tinggi 50 tahun,” katanya.

Selain itu berdomisili di lokasi tempat pelaksanaan program tersebut serta dapat membaca dan menulis. (ANT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *