Perbaikan Pelabuhan Feri Tersendat

  • Whatsapp
Perbaikan Pelabuhan Feri Tersendat
Maddareski Salatin

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Dermaga Pelabuhan Feri Mamuju hingga kini belum juga beroperasi. Tak mendukung pemasukan pendaptan daerah.

Pihak terkait beralasan, pembenahan dermaga terkendala karena pemberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pelabuhan Feri Mamuju tak bisa beroperasi akibat Gempa Bumi yang mengguncang Majene dan Mamuju 15 Januari lalu, mengakibatkan sejumlah fasilitas pelabuhan mengalami kerusakan.

Pelabuhan tersebut menghubungkan Mamuju dengan Balikpapan, Kalimantan Timur, ini melalui jalur laut tak hanya menjadi lalu lintas penumpang, tetapi juga hasil pertanian, hewan ternak seperti sapi dan kambing, maupun truk ekspedisi dari Mamuju ke Balikpapan dan sebaliknya.

Sebelumnya Dinas Perhubungan Provinsi Sulbar telah melakukan pertemuan bersama pihak Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP), pihaknya menarget pengerjaan dimulai Juli.

“Tim Tekhnis sudah turun, tim Assesment sudah turun, konsultan sudah turun, jadi ada time scheddule-nya itu rencana mau dilaksanakan bulan Juli, perbaikan khusus dermaga diikuti fasilitas darat seperti terminal,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sulbar Maddareski Salatin saat dikonfirmasi Rabu 11 Agustus.

Menurutnya, komunikas yang dilakukan bersama direktur ASDP agar perbaikan bisa pelabuhan bisa dipercepat, hasilnya setelah PPKM berkahir maka seluruh tim akan kembali turun.

“Diusahakan setelah PPKM level IV nantinya, dia akan langsung turun ke Sulbar untuk menindaklanjutinya,” ucapnya.

Maddareski mengaku bahwa dalam waktu dekat setelah pihak ASDP melakukan kunjungan ke Bitung, akan secepatnya berada di Sulbar.

“Saya sudah minta untuk secepatnya diagendakan, karena setelah PPKM berakhir mereka akan segera kesini,” imbuhnya. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *