Perbaikan Rumah Terdampak Gempa, Wabup Harap Pendamping Profesional

  • Whatsapp
Perbaikan Rumah Terdampak Gempa, Wabup Harap Pendamping Profesional
BEDAH RUMAH. Wakil Bupati Majene Arismunandar saat membuka Pelatihan dan Pembekalan Tenaga Pendamping Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Terdampak Gempa Bumi Kabupaten Majene, di Hotel Grand Aulia Majene, Jumat 27 Agustus 2021.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Wakil Bupati Majene Arismunandar menekankan kepada para fasilitator untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab dalam mengemban tugas di lapangan.

“Tugas para pendamping atau fasilitator harus sesuai Juknis (Petunjuk Teknis) agar bantuan stimulan perbaikan rumah terdampak gempa tepat sasaran, tepat guna dan sesuai prosedur,” tegas Arismunandar saat membuka Pelatihan dan Pembekalan Tenaga Pendamping Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Terdampak Gempa Bumi Kabupaten Majene, di Hotel Grand Aulia Majene, Jumat 27 Agustus.

Bacaan Lainnya

Dinyatakan, keberadaan para tenaga pendamping sangat penting karena masih terdapat masyarakat belum paham terkait permasalahan di lapangan tentang mekanisme bantuan stimulan. “Misalnya ada keinginan dan kemauan masyarakat penerima bantuan namun tidak sesuai juknis,” ujarnya.

Untuk itu, Arismunandar mengemukakan, kepada para tenaga lapangan yang bertugas harus menguasai juknis dan tetap berkoordinasi dengan unsur Kecamatan. “Pendamping harus tetap berkoordinasi pemerintah setempat, seperti Kades, Lurah, Babinsa, Babinkantibmas, tokoh masyarakat demi kelancaran pelaksanaan kegiatan,” pintanya.

Kepala Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Majene Lies Hirawati menjelaskan, salah satu mekanisme dalam program Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Terdampak Gempa Bumi di Majene, yakni keberadaan tenaga pendamping yang bertugas untuk melakukan pendampingan ke masyarakat yang mendapatkan bantuan stimulan.

“Untuk itu Pemkab Majene membentuk tim pendamping sesuai dengan juknis yang dikeluarkan pemerintah pusat. Dan para pendamping akan menangani sebanyak 3463 rumah penerima bantuan, yakni 6 orang koordinator, 10 orang tenaga pendamping teknis dan 30 orang tenaga pendamping administrasi,” terangnya.

Dari jumlah tenaga pendamping itu lanjutnya, tengah mengikuti pelatihan dan pembekalan sebelum bertugas sebagai tenaga pendamping Bantuan Stimulan Perbaikan rumah terdampak gempa bumi tahap pertama

“Tenaga teknis dan tenaga administrasi berdasarkan latar belakang pendidikan sekurang kurangnya Diploma III ( D3 ) dan telah melalui seleksi administrasi tertulis dan wawancara,” bebernya.

Ia menuturkan, untuk tahap pertama akan dilaksanakan dengan klasifikasi tingkat kerusakan rumah di wilayah Kecamatan Malunda dengan kategori rusak berat sebanyak 229 unit, rusak sedang 1014 unit, rusak ringan 1127 unit. “Jadi total kerusakan rumah sebanyak 2370 unit. Sementara di wilayah Kecamatan Ulumanda dengan kategori rusak berat 299 unit, rusak sedang 244 unit dan
rusak ringan 559 unit dengan total 1093 unit,” jelasnya.(hfd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *