Ribut-ribut Pengadaan Randis Bupati Rp.2,5 M, Harusnya Pejabat Polman Meneladani Kesederhanaan Prof Barlop

  • Whatsapp
Ribut-ribut Pengadaan Randis Bupati Rp.2,5 M, Harusnya Pejabat Polman Meneladani Kesederhanaan Prof Barlop
Muh. Asri Anas & Aco Musaddad

POLEWALI, SULBAREXPRESS.CO.ID – Agenda pengadaan Kendaraan Dinas (Randis) senilai Rp25 miliar sebagai mobil operasional Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar (AIM) menuai sorotan.

Pembelian Randis bermerk Mercy ini telah mendapat beragam tanggapan miring dari publik. Umumnya menyayangkan di tengah upaya semua pihak berjuang melawan pandemi yang telah berdampak pada perekenomian rakyat kecil. Termasuk Polman dengan angka penularan, terlapor cukup tinggi.

Anggaran pengadaan Randis yang tidak sedikit sebaiknya digunakan untuk membantu mendongkrak ekonomi rakyat dan daerah di tengah terpaan bencana nonalam saat ini.
Sebab, selain rakyat banyak yang kesulitan akibat pandemi, kondisi keuangan negara saat ini sangat sulit dan banyak ditopang oleh pinjaman.

Muh Asri Anas, Ketua ketum BPP Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) menyebut bahwa bupati dan anggota DPRD Polman mestinya memahami kondisi saat ini.
“Saya berharap pengadaan mobil dinas Mercedes oleh bupati polman bisa distop. Malu membaca dan mendengar perbincangan belanja mobil mewah bupati Polman,” ujarnya, akhir pekan kemarin.

Harusnya kata dia, pejabat di Polman bisa meneladani tokoh nasional yang lahir dan mengharumkan nama daerah Polman, Prof Baharudin Lopa yang akrab disapa Prof Barlop.
“Yang mengajarkan tentang “Kejujuran dan hidup sederhana saat memimpin”. Saya usulkan mobil dinas Mercedes ganti dengan Innova atau maksimal Fortuner. Jauh lebih mulia dana mobil sebesar itu dipakai membangun atau menangani Covid saat ini. Maksimalkan bantuan untuk masayarakat,” urai Asri.

Ditambahkan, pemimpin daerah khususnya Sulbar harus bisa memunculkan sence of crisis di tengah pandemi saat ini.
“Seorang bupati akan tetap bupati walau dia pakai Innova atau Fortuner. Negara kita lagi sulit, pajak sulit mencapai target dan APBD itu bersumber dari pajak pajak negara,” terang Asri yang juga pernah menjabat Senator RI Dapil Sulbar.

Terlebih karena kabupaten-kabupaten di Sulbar adalah daerah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kecil. Sehingga sudah seharusnya selalu mempertimbangkan belanja keuangan daerah berdasarkan asas manfaat.
“Beli mobil dinas di atas harga Rp 600 juta untuk level kabupaten sudah berlebihan dan tidak rasional. Kami mengingatkan bupati agar paham dan mengerti kondisi saat ini,” tandas Asri Anas.

JANGKA PANJANG
Sementara itu, Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Polman, Aco Musaddad dalam keterangan resminya menyebut langkah bupati sudah tepat.
Menurut dia, pihak yang mengkritik pembelian Randis tersebut berlebihan karena dilakukan di tengah pandemi Covid-19 merupakan disinformasi.

Alasannya, kata Aco, Andi Ibrahim Masdar menjabat pada periode pertama 2014-2019 kemudian berlanjut dan menurutnya belum pernah melakukan pengadaan Randis baru.
“Nanti pada tahun 2021 ini, baru dilakukan pembelian Randis,” jelasnya, Jumat 18 Agustus 2021.

Selama ini ujar Aco, yang digunakan adalah kendaraan dinas bekas wakil bupati dan randis bekas sekda Polman yang lebih dahulu telah membeli kendaraan baru.
“Dalam kunjungan kerja dalam daerah selama ini, bapak bupati hanya menggunakan kendaraan jenis Toyota Avanza atau menumpang pada kendaraan salah satu kepala dinas bila ada kegiatan yang rutenya off-road,” jelasnya.

Di sisi lain, sambung Aco, untuk perjalanan dinas luar daerah, bupati kerap menggunakan mobil pribadi. Bahkan rutinitas menuju kantor setiap harinya menggunakan sepeda.
“Pengadaan randis untuk bupati sudah beberapa kali dianggarkan, namun bapak bupati selalu menolak dengan alasan supaya anggarannya dialihkan untuk pembangunan infrastruktur,” kata Aco

Ia menambahkan pengadaan randis bupati sudah direncanakan jauh hari sebelum pandemi. Kendaraan berkualitas dengan nilai fantastis agat dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Pembelian Randis ini telah mendapatkan persetujuan dari DPRD Polman, dimana pembelian randis baru ini juga telah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dalam aturan perundangan-undangan,” tandasnya. (ali/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *