Upaya Polresta Mamuju Mendukung Penanganan Pandemi, Gencar Galakkan Vaksinasi, Rutin Mengedukasi

  • Whatsapp
chm
PENEGAKAN PROKES. Tim gabungan Polresta Mamuju, Kodim 1418 Mamuju dan Satpol PP Mamuju saat operasi yustisi terkait PPKM, Minggu malam, 22 Agustus 2021.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Mendukung upaya penanganan pandemi di Mamuju, personel kepolisian harus bisa berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Terpenting, mengedepankan sikap humanis saat bertugas.

Membangun komunikasi dan koordinasi dengan semua lini akan mendukung kelancaran tugas di lapangan. Khususnya di masa pandemi Covid-19 saat ini yang menuntut kekompakan dan sinergi positif.

Bacaan Lainnya

Demikian penekanan Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar di Mamuju. “Bukan siapa yang hebat tapi kerjasama dan bekerja bersama-sama,” tegas Kapolresta di Mapolres Mamuju, Senin 23 Agustus 2021.

Dijelaskan bahwa sampai awal pekan ini, angka kesembuhan di Kabupaten Mamuju tergolong tinggi, namun peran serta dan peran aktif Polri tidak berkurang tetap harus berkoordinasi dengan pihak terkait di daerah.

“Serta tetap melaksanakan tugas yang sifatnya menurunkan angka Covid-19 seperti vaksinasi dan bagi masker,” terang Kombes Iskandar.

Dijelaskan, Polresta Mamuju juga terus melakukan beragam upaya koordinasi dan komunikasi terkait agenda vaksinasi massal demi mendongkrak capaian dari target vaksinasi.

Diantaranya telah membuka gerai vaksin, menggalakkan vaksinasi massal dalam Kota dan wilayah kecamatan di Mamuju serta rutin bersosialisasi di titik-titik keramaian terkait pentingnya vaksinasi Covid-19.

Sejalan dengan upaya tersebut, operasi yustisi dalam rangka menekan laju penularan wabah Covid-19 pun rutin dilakukan. Disertai edukasi kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes), yakni; menggunakan masker; menjaga jarak; dan mencuci tangan; serta tidak berkerumun dan menghindari kerumunan.

Seperti operasi tim gabungan dalam rangka Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Mamuju, pada Minggu malam, 22 Agustus 2021.
Dalam operasi ini tim gabungan mendatangi titik-titik yang terpantau banyak terdapat masyarakat berkumpul.

“Kita terus mengingatkan dan sosialisasikan kepada para pelaku usaha terkait surat edaran bupati Mamuju perihal pembatasan jam operasional hingga pukul 22.00 Wita bagi tempat usaha seperti cafe, warkop dan rumah makan,” jelas Kanit Gakkum Lantas Polresta Mamuju, Iptu Junaid.

Edaran dimaksud adalah Surat Bupati Mamuju Nomor 009/09/VI/2021 tentang PPKM utamanya terkait pelaksanaan jam operasional usaha sampai pukul 22.00 Wita.

Bagi Rumah makan, Cafe dan sejenisnya yang masih melakukan kegiatan melebihi batas waktu tersebut terpaksa dilakukan pembubaran aktivitas, demi pencegahan penularan covid.

Malam itu, tim menyisir Kota Mamuju melalui Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Andi Makkasau, Jalan Dipenogoro, Jalan Jenderal Sudirman, dan Sepanjang Jalan Arteri Mamuju.

Dalam pelaksanaan operasi ini, tim gabungan masih menemukan masyarakat khususnya pengunjung warung dan warkop maupun cafe yang tidak menerapkan protokol kesehatan khususnya terkait penggunaan masker.

Namun para petugas tetap mengedepankan sikap-sikap humanis dalam melakukan penertiban. Menghindari benturan dengan masyarakat.

Bahkan membagikan masker kepada pengunjung yang tak mengenakan masker. “Dalam operasi ini kita hindari perdebatan dan tetap ikhlas dalam melaksanakan tugas,” tegas Iptu Junaid yang malam itu memimpin jalannya operasi.

Harapannya, kesadaran masyarakat untuk mematuhi Prokes Covid-19 terus terjaga bahkan meningkat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Mamuju yang sampai 22 Agustus kemarin, tercatat 2.894 kasus positif, angka kesembuhan 2.507 jiwa, dan pasien meninggal 43 orang. Sedang penderita dirawat dan isolasi mandiri, masing-masing 10 dan 334 orang. (chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *