Dana PON Dibagikan, Pemprov Siapkan Bonus Peraih Medali

  • Whatsapp
FOTO: IDRUS IPENK
SIMBOLIK. Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar bersama Kapolda Sulbar Irjen Pol Eko Budi Sampurno menyerahkan insentif kepada perwakilan kontingen Sulbar untuk PON Papua. Mamuju, Kamis 9 September 2021.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Anggaran kontingen Sulbar untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua akhirnya dibagikan.

Ditandai pemberian insentif sebagai pemenuhan kebutuhan biaya pengganti Training Centre (TC) persiapan menuju PON.

Bacaan Lainnya

Dana PON Dibagikan, Pemprov Siapkan Bonus Peraih Medali

Totalnya senilai Rp 330.000.000, dengan besaran masing-masing Cabang Olahraga (Cabor); Muaythai Rp 34.500.000; Dayung Rp 261.000.000; Panjat Tebing Rp 34.500.000;

Kemudian Sepak Takraw Rp 126.000.000; Atletik Rp 34.500.000; Balap Motor Rp 46.000.000; Renang Rp 34.500.000; dan Catur Rp 54.000.000.

“KONI kemarin kan terdapat sedikit masalah dan tertunda-tunda proses dan anggaran kita kemarin hanya Rp 200 juta untuk PON, dan Alhamdulillah pemerintah bersama DPRD untuk mengganggarkan

KONI 3 Miliar lebih,” urai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulbar, Muh. Hamzih.

Hal tersebut disampaikan di sela penyerahan insentif bagi masing-masing perwakilan kontingen Cabor di kawasan rumah jabatan gubernur Sulbar, Kamis 9 September 2021.

Soal bonus, kata Hamzih nilainya belum dibahas bersama, namun pihaknya memastikan akan memberikan penghargaan tersebut kepada atlet peraih medali.

“Untuk bonus ini, Kita sudah mencoba mengganggarkan. Saya kira sama dengan tahun lalu, untuk emas Rp 350 juta, perak Rp 250 juta dan perunggu Rp 150 juta,” jelasnya.

Bonus tersebut bukan hanya sebagai penyemangat untuk atlet, tetapi juga sebagai motivasi untuk seluruh atlet.

Dirinya juga optimis beberapa Cabor akan meraih hasil maksimal pada gelaran tahun ini, seperti Catur, Sepak Takraw dan Dayung.

PON XX Papua akan berlangsung pada 2 sampai 15 Oktober 2021. Pemberangkatan kontingan Sulbar akan terbagi dalam dua gelombang, yaitu 23 September dan 1 Oktober, menuju Jayapura dan Mimika.

“Pelepasan dilaksanakan pada 19 September di kantor gubernur Sulbar. Kontingan Sulbar nantinya akan didampingi enam Anggota Brimob,” kata Hamzih dalam momen penyerahan insentif sekaligus silaturahim kontingen Sulbar bersama Kapolda dan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar dan Pengurus KONI Sulbar.

Kapolda Sulbar, Irjen Pol Eko Budi Sampurno memberikan motivasi kepada seluruh atlet, sekaligus menekankan kewaspadaan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di arena PON.

Selain itu, mengingatkan kepada seluruh official dan atlet agar tidak melakukan tindakan rasis dan kriminal.

Kepada tim kesehatan harus mempersiapkan seluruh kebutuhan dan melakukan koordinasi bersama tim kesehatan di Papua, utamanya dalam hal penerapan protokol kesehatan.

“Saya berharap kerja sama official tim dan kemanan termasuk atlet mematuhi apa yang disampaikan,” kata Jendral Bintang dua tersebut.

“Terjadi sesuatu segera hubungi pihak keamanan. Tetap Patuhi peraturan panitia,” tegas Kapolda.
Pihaknya juga akan memberikan dukungan keamanan dengan memberangkatkan pasukan ke Papua pada 29 September mendatang. Polda bakal mengirim 100 personel Brimob.

“Berharap pelaksanaan PON berjalan lancar. Saya ingin yakinkan pertandingan ini bukan sesuatu yang mudah. Tidak mudah bukan berati tidak bisa,” jelas Irjen Eko Budi.
Seluruh atlet juga diharap bisa mengharumkan nama baik Sulbar dengan menorehkan prestasi di ajang PON.

“Minimal beberapa cabang membawa medali untuk dipersembahkan kepada masyarakat Sulbar. Hadiah untuk ulang tahun Sulbar sehingga pulang harus membawa medali,” tegas Kapolda.

Sementara Ketua KONI yang juga Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, mengatakan persiapan PON Papua terbilang istimewa karena bertepatan dengan Hari Olah Raga Nasional (Haornas).

“Ini menjadi penyemangat seluruh atlet, terutama kontingen sulba menuju PON ke 20,” sebutnya.

Ali Baal menyampaikan terima kasihnya kepada Kapolda Sulbar telah memberikan masukan dan motivasi kepada kontingen atlet Sulbar, sebagai spirit untuk membawa nama baik Sulbar.

Dia menambahkan, hasil konsolidasi yang telah dilakukan KONI Sulbar, mengahasilkan rumusan pengelolaan olah raga kedepan yang lebih baik.

Menurutnya, meski dalam kondisi serba keterbatasan, utamanya dalam hal pendanaan. Namun seluruh pelatih dan kontingen terus berusaha untuk memberikan hasil maksimal untuk meraih prestasi. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *