Dewan Pers-PWI Tuntaskan UKW di Sulbar, Gubernur: Langkah Konkrit Lahirkan Wartawan Berkompeten

  • Whatsapp
Dewan Pers-PWI Tuntaskan UKW di Sulbar, Gubernur: Langkah Konkrit Lahirkan Wartawan Berkompeten
SILATURAHIM. Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama Dewan Pers dan Ketua PWI Sulbar, Naskah M Nabhan di Rujab Gubernur.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Kebersamaan antara pemerintah dan media diharap terus terjaga. Bersinergi membangun Sulbar Malaqbi.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyebut, di era transformasi digital masyarakat dengan mudah mendapatkan informasi dari berbagai sumber.

Bacaan Lainnya

Informasi yang serba cepat melalui beragam media sosial, umumnya tanpa data valid yang bisa saja mengarah pada hoaks atau kabar bohong. Bahkan tak sedikit pula yang bernuansa provokatif.

Karena itu, kehadiran media diharap mampu menyajikan berita yang akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita berharap kehadiran media di tengah masyarakat, dapat mendorong masyarakat memiliki nalar dan kecerdasan untuk memilah mana informasi yang benar dan mana informasi yang bersifat provokasi,” ucap Ali Baal Masdar, Sabtu 25 September.

Demikian penuturan Gubernur Sulbar saat membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan III yang dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulbar bersama Dewan Pers dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Ballroom Grand Hotel Maleo Mamuju.

Menurut Ali Baal, UKW harus mampu melahirkan insan pers yang berintegritas dengan kecerdasan intelektual memadai, serta pengalaman yang cukup, ditopang oleh jaringan yang luas di semua lapisan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan langkah maju dan konkrit untuk melahirkan wartawan yang berwawasan, serta memiliki kompetensi sesuai kehendak Undang-Undang Pers,” imbuh Ali Baal.

Gubernur tak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh wartawan, khususnya bagi PWI Sulbar yang telah bersinergi bersama pemerintah daerah.

Dewan Pers-PWI Tuntaskan UKW di Sulbar, Gubernur: Langkah Konkrit Lahirkan Wartawan Berkompeten
MENYIMAK. Sejumlah peserta UKW angkatan III di Ballroom Grand Hotel Maleo, Mamuju, akhir pekan kemarin.

“Alhamdulillah banyak hal yang kita bicarakan, bagaimana perkembangan kedepan. Pers itu pada umumnya supaya bisa lebih berkembang, itu yang kita inginkan. Kalau itu bisa berjalan, ekonomi bisa berkembang dan demokrasi juga dipelihara agar semakin baik,” urai Ali Baal.

Sementara Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch Bangun melihat adanya peningkatan dalam UKW di Sulbar tahun ini.

Pihaknya pun mengapresiasi dan akan terus berusaha agar agenda serupa bisa terus dilakukan.

Seorang jurnalis dituntut profesional ketika menjalankan tugas. Peningkatan kualitas melalui uji kompetensi wartawan (UKW) merupakan salah satu solusi dalam rangka meningkatkan kualitas jurnalis.

“Kita menyadari bersama bahwa peran Pers akan semakin besar terutama dalam pemberian informasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama yang berkaitan dengan perkembangan pandemi Covid-19. Kalau pemerintah saja yang bekerja, itu tidak cukup. Untuk itu Pers memiliki peran ikut membantu sehingga tercipta solidaritas protokol kesehatan praktis dapat mencapai target,” paparnya.

Salah satu Penguji, Hendro Basuki menerangkan bahwa UKW digagas pertama kali melalui deklarasi Pandeglang yang menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme wartawan melalui uji kompetensi.

Sehingga pada tahun 2011, UKW dilaksanakan sampai saat ini dengan ribuan awak media yang telah menjalaninya.

“Sangat penting untuk mengukur kapasitas profesional seorang wartawan agar memenuhi standar profesi yang diikat oleh kode etik jurnalistik. Begitu terikat kita harus tunduk pada 11 pasal yang ada, agar bisa menjalankan profesi ini dengan baik,” paparnya.

Wartawan pun diminta, melalui UKW tersebut bisa memahami dalam bentuk praktik 11 pasal tersebut ketika menjalankan tugas.

Sementara Ketua PWI Sulbar, Naskah M Nabhan menjelaskan, UKW yang digelar merupakan angkatan III yang diikuti puluhan wartawan dari seluruh kabupaten di Sulbar.

Panitia membagi tujuh kelas, diantaranya 1 kelas Utama, 1 kelas Madya dan 5 kelas Muda ditambah 2 kelas dari IJTI.

“UKW ini sangat diharapkan untuk kepentingan wartawan, bahwa dengan mengikuti UKW baik yang baru maupun yang akan meningkatkan status. Bahwa setelah dinyatakan kompeten maka anda dikatakan profesional,” jelasnya.

Naskah menambahkan, UKW itu juga sebagai bentuk kepentingan bagi perusahaan pers, dimana setiap perusahaan pers dituntut untuk meningkatkan kualitas wartawan.

UKW pun tuntas akhir pekan kemarin. Menambah jumlah awak media yang telah terverifikasi dan dinilai kompeten di Sulbar. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *