Gubernur: Produk Lokal Harus Digaungkan

  • Whatsapp
Gubernur: Produk Lokal Harus Digaungkan
TANGKAPAN LAYAR VITRUAL. Gubernur Ali Baal Masdar saat melaunching Lipa saqbe Mandar Sureq Marasa, Sabtu 11 September 2021.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.Co.ID – Provinsi Sulbar memiliki potensi kepariwisataan beragam. Termasuk yang bersumber dari kearifan lokal masyarakat. Potensi itu memiliki prospek untuk pengembangan usaha industri ekonomi kreatif.

“Salah satunya aneka produk tenun tradisional yang sudah dikenal selama ini, yaitu tenun Saqbe Mandar, ada juga tenun Sekomandi dari Kalumpang Mamuju, dan tenun Sambu dari Mamasa. Mari kita menggaungkan kebanggaan memakai produk lokal daerah kita,” sebut Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Sabtu pekan kemarin.

Bacaan Lainnya

Menurut gubernur, tenun Saqbe Mandar merupakan salah satu ciri khas daerah Sulbar yang telah dikenal sejak zaman dahulu.

Diperdagangkan ke penjuru nusantara, termasuk di daerah Sumatera Barat yang menjadikan Saqbe Mandar sebagai pakaian kebesaran dan dikenakan para petinggi kerajaan zaman dahulu di daerah tersebut.

“Hal tersebut menunjukkan penghargaan begitu tinggi. Untuk itu, selaku kepala daerah, saya berharap kepedulian untuk terus menjaga dan merawat tenun Mandar demi mengembalikan kejayaan Saqbe Mandar,” pungkasnya.

Hal tersebut disampaikan saat gubernur melaunching Lipa Saqbe Mandar Sureq Marasa, secara virtual dari Kediaman Pribadinya di Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar.

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, melalui even Semesta Saqbe Mandar yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Sulbar.

Gubernur Sulbar mengatakan, launching merupakan bentuk apresiasi dan penyemangat kepada para Panetteq Tradisional.

Menurutnya, itu juga sebagai salah satu bentuk dukungan nyata yang perlu dilakukan, menjadikan produk tenun Saqbe Mandar maupun hasil tenunan tradisional Sulbar sebagai pakaian untuk kegiatan-kegiatan formal.

“Para kelompok penenun yang tersebar di berbagai tempat di Sulbar, perlu terus disemangati melalui kegiatan secara terkoordinasi, sehingga diharapkan bermunculan inovasi dan kreativitas berupa aneka jenis motif atau Sureq Lipa Saqbe Mandar, Seperti Sureq Marasa yang diluncurkan pada kesempatan ini,” kata Ali Baal, 11 September.

Gubernur berharap, kegiatan itu tidak sebatas seremonial, melainkan menjadi momentum terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif pada sub sektor lainnya, yang diharapkan berdampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di masa pandemi Covid-19. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *