Kembangkan Infrastruktur Transportasi Sulbar, Kemenhub Alokasikan Rp 95 M

  • Whatsapp

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Kementerian Perhubungan bakal menyalurkan dukungan pengembangan infrastruktur transportasi, sekira Rp 95 miliar untuk terminal dan pelabuhan di Sulbar.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Maddareski Salatin, Rabu 15 September di Mamuju.

Bacaan Lainnya

Ia menyebut anggaran akan diplot ke Terminal Tipalayo Polewali Mandar, Terminal Simbuang, Bandara Tampa Padang, Serta Pembangunan Pelabuhan di Pasangkayu dan Belang-Belang di Mamuju.

“Dari sisi darat dukungannya itu, pembangunan terminal Tipalayo tidak salah Rp 21 miliar, dan Terminal Simbuang Rp 20 M, ditambah dukungan beberapa perlengkapan jalan,” urai Maddareski, Rabu 15 September.

Selain itu, kata dia, pengembangan Bandara Tampa Padang Mamuju direncanakan ada tambahan anggaran untuk perampungan fasilitas, utamanya penempatan terminal baru, senilai Rp 40 miliar.

Dia menambahkan, Pemprov juga akan mendapat dukungan untuk Pelabuhan Pasangkayu dan Pelabuhan Belang-Belang serta support dana pembangunan Pelabuhan Salissingan yang saat ini dalam proses pengerjaan dengan biaya keseluruhan mencapai Rp 65 miliar.

“Kemenhub akan merealisasikan dukungan anggaran tersebut melalui APBN tahun 2022,” tegasnya.
Maddareski berharap kebijakan pusat tersebut dapat ditindaklanjuti secara maksimal dalam upaya pengembangan sarana dan prasarana perhubungan.

“Sehingga akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya pada Selasa 14 September, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar melakukan audiensi bersama bersama Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi secara virtual.

Gubernur didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sulbar, Junda Maulana dan Kadis Perhubungan Sulbar. Sedang Menhub didampingi Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Direktur Kepelabuhan Kemenhub.

Menurut Maddareski, audiensi tersebut dalam rangka membahas percepatan pengembangan pembangunan infrastruktur transportasi darat, udara dan laut di Sulbar.

Termasuk pula agenda pembangunan Balai Transportasi Darat sebagai upaya agar provinsi ke-33 ini bisa lebih mandiri.

“Dari pihak Kementrian Perhubungan sudah tindak lanjuti permintaan itu ke Kemenpan, dia minta Balai di bentuk di Sulbar,” jelas Maddareski.

Pemprov pun sisa menunggu hasil analisis dasi pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara tersebut.

“Nanti akan kita siapkan lahan di sekitar Simboro. Kalau tidak, kita akan melihat dimana lahan-lahan lain milik Pemprov,” tandasnya. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *