Oktober, Workshop Seni Budaya Dilaksanakan

  • Whatsapp
Oktober, Workshop Seni Budaya Dilaksanakan
Wakil Bupati Majene Arismunandar berbincang dengan Kadisbudpar Majene Hj Andi Beda Basharoe setelah pembukaan Lokakarya Budaya sebagai rangkaian Pra Festival Sipamandar 2021, di Aula LPMP Sulawesi Barat.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Setelah Wakil Bupati Majene Arismunandar membuka kegiatan Lokakarya Budaya sebagai rangkaian Pra Festival Sipamandar 2021, di Aula LPMP Sulawesi Barat, Kamis 9 September 2021 lalu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mulai mempersiapkan pelaksanaan sejumlah kegiatan workshop seni budaya festival Sipamandar pada Oktober mendatang.

Sejumlah workshop dengan mengusung tema Mengembalikan Marwah Sipamandar yang di gagas Direktorat Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek (Kemendikbud Ristek), yang akan dilaksanakan dibeberapa tempat dengan menghadirkan sedikitnya 20 orang peserta berdasarkan protokol kesehatan.

Kepala Bidang Seni Budaya Disbudpar Majene Fathul Muin menjelaskan, dari empat workshop seni budaya, yaitu Bahasa dan sastra daerah, Sandeq, massossor manurung dan tata kelola festival.

“Setiap workshop tempatnya berbeda, seperti workshop bahasa dan sastra dilaksanakan di Somba Kecamatan Sendana, Sandeq di Kecamatan Banggae, massossor manurung di Kecamatan Pamboang dan tata kelola festival di laksanakan di ruang Pola Bupati Majene,” terang Fathul, Selasa 28 September.

Lebih lanjut Fathul , festival sipamandar merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene untuk melestarikan budaya daerah agar dapat menjadi warisan kepada generasi penerus untuk terus ditingkatkanĀ  di masa yang akan datang.

Festival sipamandar, merupakan event Nasional tahunan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek untuk pengembangan sektor kebudayaan. “Kepada semua pihak yang mendukung sehingga acara festival sipamandar terlaksana dengan sukses,” harapnya.

Lebih dalam Fathul menuturkan, kegiatan Festival budaya hanya ditujukan kepada dua Kabupaten di Sulawesi, yakni Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat dan Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kegiatan Festival sipamandar ini bekerjasama dengan puluhan komunitas budaya dan sanggar seni yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 5 Oktober 2021 pekan depan,” urainya.

Ditambahkan, kegiatan Festival sipamandar sebagai ruang ekspresi dan sarana komunikasi yang penting untuk membangun, memberdayakan dan pengakuan identitas budaya, memberi ruang bagi kebudayaan lokal yang selama ini kurang mendapat tempat dan apresiasi.

“Kegiatan Festival sipamandar ini, juga sebagai ruang interaksi bersama agar dapat memperkaya kreativitas dalam menciptakan karya-karya baru. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini juga dapat mengembalikan daya ingat pada sipamandar,” tambahnya.

Kepal Disbudpar Majene Hj. Andi Beda Basahroe menambahkan, Festival Sipamandar akan dilaksanakan pada Oktober mendatang. Untuk itu ia berharap seluruh pihak mendukung kegiatan tersebut dan tetap akan disesuaikan dengan protokol kesehatan.

“Itu sudah perjanjian kami dengan satgas Covid-19, kita akan laksanakan dengan melihat kondisi penyebaran Covid-19 di Majene sesuai protokol kesehatanā€ terangnya.(hfd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *