Pelantikan Raja Mamuju, Sederhana dengan Prokes Ketat, Memperkokoh Kebersamaan di Tengah Keberagaman

  • Whatsapp
IDRUS IPENK
ARENA PELANTIKAN. Sejumlah panitia persiapan pelantikan Raja Mamuju sedang berbenah di kawasan rumah adat Mamuju, Selasa 14 September 2021.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Putra Mahkota Mamuju, Andi Bau Akram Maksum DAI, Rabu 15 September (hari ini) dilantik menjadi Raja Mamuju atau Maradika Mamuju, menggantikan sang ayah, Almarhum Andi Maksum DAI.

Berlangsung di tengah pandemi, pelantikan yang bakal dilaksankan di Rumah Adat Mamuju, didesain sederhana dengan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Bacaan Lainnya

Kerajaan Gowa di Sulawesi Selatan (Sulsesl) dan perwakilan Kerjaan Badung di Mamuju kabarnya akan hadir menyaksikan prosesi sakral tersebut.

Putra Mahkota Mamuju, Andi Bau Akram Maksum Dai mengatakan, hal utama yang ingin dilakukannya adalah melestarikan nilai-nilai budaya dan menjaga agar kearifan lokal tetap diterapkan di kehidupan sehari-hari warga Mamuju.

Tak kalah penting, Bau Akram menginginkan agar Mamuju sebagai daerah heterogen tetap nyaman, aman dan tentram bagi siapapun. Baik sebagai tempat tinggal, mencari nafkah, investasi dan sebagainya.

Pelantikan Raja Mamuju, Sederhana dengan Prokes Ketat, Memperkokoh Kebersamaan di Tengah Keberagaman
SIAP DILANTIK. Andi Bau Akram Maksum DAI saat menjalani pengukuhan sebagai Putra Mahkota Raja Mamuju.

Menurutnya, ketika sudah menjadi orang Mamuju, maka wajib menjaga sikap toleransi yang sudah diturunkan oleh pendahulu sehingga warga Mamuju tetap bisa kompak dan berkehidupan lebih baik.

“Mamuju ini heterogen, semua agama, ras dan suku ada di sini. Kami mau Mamuju tetap menjadi Sapo Kayyangna To Mamuju. Artinya kita berhimpun didalamnya dan merasakan semua kenyamanan, keamanan dan ketentraman didalamnya,” tegas Bau Akram.

Selain itu, lanjut dia, kerajaan bakal tetap menjadi mitra pemerintah dalam membangun masyarakat di Mamuju. “Kerajaan selalu menginginkan warganya sejahtera,” ujarnya.

Bau Akram menambahkan bahwa pelantikan bakal dihadiri semua keluarga besar kerajaan di Mamuju.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju, Usdi menjelaskan, pelantikan ini telah lama direncanakan.

Awalnya diagendakan pada 13 Juli atau bertepatan Hari Jadi Mamuju 2021, lalu. Namun karena kondisi yang tidak memungkinkan akibat covid dan kebijakan PPKM sehingga pelantikan baru bisa digelar hari ini (Rabu 15 September, red).

“Setelah pihak Putra Mahkota melakukan koordinasi dengan kepolisian, dan pihak kepolisian memberikan ruang, dengan catatan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid,” kata Usdi kepada Sulbar Express, di Rumah adat Mamuju, Selasa 14 September.

Menurutnya, selain penerapan protokol kesehatan yang ketat panitia juga akan menyediakan tempat cuci tangan, alat ukur suhu tubuh, menyediakan masker dan menjaga jarak. Tamu undangan juga dibatasi dengan jumlah 100 orang.

Hal itu dilakukan agar tidak terjadi cluster Covid-19. Khususnya di acara pelantikan.

“Kami sudah melakukan penyemprotan disinfektan, dilakukan oleh tim covid,” tegas Usdi.
Sampai sore kemarin, persiapan panitia juga sudah mencapai 90 persen. Dipastikan sudah matang sebelum pelaksanaan acara pelantikan.

Agenda ini juga berdasarkan ketentuan lembaga adat dimana seluruh rangkaian prosesi dengan nuansa budaya Kerajaan Mamuju.

“Ritual khusus kita sudah laksanakan, ada prosesi pemotongan kerbau dan nantinya Raja Mamuju akan duduk diatas kepala kerbau yang menjadi simbol kekuatan,” tegasnya.

Usdi menambahkan, pengangkatan Raja Mamuju berdasarkan pada hasil musyawarah internal adat, dimana seorang raja harus memiliki kriteria jujur, bijaksana, adil.

“Pelantikan di rumah Raja Mamuju, komplek rumah adat Mamuju ini dipastikan akan hadir dari kerajaan Gowa dan Kerjaan Badung Mamuju,” imbuhnya.

Usdi pun berharap pelaksanaan pelantikan bisa berjalan lancar, aman, termasuk sebagai bagian promosi kebudayaan Mamuju.

“Ini diharap juga jadi pendorong agar sektor pariwisata dan kebudayan bisa bangkit kembali setelah menjadi salah satu sektor yang terdampak akibat Covid-19,” tutup Usdi. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *