Pemda Siap Bersinergi

  • Whatsapp
FOTO: IDRUS IPENK
MENDUKUNG. Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi serta undangan kerajaan lainnya pada momen pelantikan Maradika Mamuju ke-12, kemarin.

PENGUKUHAN Putra Mahkota Kerajaan Mamuju menjadi Maradika Mamuju berlangsung sederhana sebagai bentuk penyesuaian di tengah pandemi Covid-19.

Meski begitu, tidak mengurangi kesakralan pelaksanaan pengangkatan Bau Akram DAI yang juga dihadiri Gubernur Sulbar, Bupati Mamuju serta Perwakilan Raja Badung Bali.

Bacaan Lainnya

Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi mengatakan pelantikan tersebut sebagai salah satu bentuk pelestarian budaya di Mamuju.

“Mudah-mudahan pemerintah bersama kerajaan Mamuju bisa bersinergi bersama-sama membangun Mamuju,” ucapnya.

Dirinya percaya dibawah naungan Maradika yang baru dengan semangat dan energi yang dinamis, akan mampu melanjutkan pondasi yang telah disusun dengan kearifan mendiang Maradika Mamuju sebelumnya, almarhum Andi Maksum DAI.

Selain itu, kerajaan Mamuju dapat didorong menjadi pusat pelestarian budaya yang menjadi benteng dalam menjaga dan melestarikan kearifan lokal, sehingga tidak hilang ditelan kemajuan zaman.

“Pemda akan senantiasa membuka diri dalam membangun sinergi maupun kolaborasi bersama kerajaan Mamuju, dalam rumusan program yang mengintervensi pengembangan budaya Bumi Manakarra,” ujarnya.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersyukur pelantikan Maradika Mamuju bisa berjalan lancar.
Itu berdasarkan hasil kesepakatan yang telah dilakukan oleh perangkat kerajaan, sebagai pengganti mendiang ayahnya.

“Dewan adat sepakat bahwa Andi Bau Akram dilantik sebagai raja, alhamdullillah perangkat dan sesepuh sangat setuju diangkat sebagai raja,” ucapnya.

Ia berharap dengan kehadiran Raja Mamuju, bisa membawa Mamuju kearah yang lebih baik lagi, terutama dalam hal menjaga nilai-nilai kebudayaan di Mamuju.

“Mamuju bisa lebih semarak lagi dalam hal kebudayaannya, masyarakat Mamuju juga sudah lebih Mamuju lagi,” katanya. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *