Perkuat Kelembagaan Kerajaan, Lestarikan Kearifan Lokal, Prioritas Maradika Mamuju ke-12, Bau Akram DAI

  • Whatsapp
FOTO: IDRUS IPENK
SANG RAJA. Maradika Mamuju, Bau Akram DAI diapit empat Dewan Adat Mamuju usai pelantikan dan pengukuhan di Rumah Raja Mamuju kompleks Rumah adat Mamuju, Rabu 15 September 2021.

MAMUJU, SULBAREXPRESS.CO.ID – Maradika Mamuju (Raja Mamuju), Bau Akram DAI berkomitmen mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia pun berharap dukungan semua pihak, terutama perangkat kerajaan.

Dewan Adat Mamuju yang terdiri dari; Punggawa Di Sumare, To Makaka Di Botteng, To Kayyang Di Padang, Indo Ana Di Sese, mengangkat Bau Akram DAI sebagai penerus tahta di Kerajaan Mamuju.

Bacaan Lainnya

Keputusan ini berlanjut dengan pelantikan di Kompleks Rumah Adat Mamuju, oleh Maradika Mamuju Andi Amir DAI selaku pelanjut kepemimpinan raja sebelumnya, almarhum Andi Maksum DAI.

“Saya lantik dan kukuhkan Bau Akram DAI sebagai Raja Mamuju ke-12,” tegas Andi Amir DAI di Rumah Raja, kompleks Rumah Adat Mamuju, Rabu 15 September.

Momen sakral ini kemudian disahkan secara resmi oleh Pemerintah Daerah Mamuju, disaksikan pihak ‘Galaggar Pitu’ atau Dewan Pemerintahan Kerajaan Mamuju.

Di awal pemerintahannya, Raja Mamuju akan menjalankan beberapa agenda. Dimulai dengan penguatan kelembagaan kerajaan sesuai tatanan yang seharusnya.

Beragam upaya merawat dan menumbuhkan kembali kearifan lokal juga jadi priortas, seperti pelestarian tari-tari tradisional, dan merawat peninggalan sejarah yang menjadi bagian dari Kerajaan Mamuju.

Tak kalah pentingnya, menguatkan hubungan silaturahim dengan kerajaan-kerajaan lain di Nusantara.
Mengaku bersyukur, Maradika Mamuju juga menyebut tantangan yang dihadapi kedepan akan jauh lebih besar.

Dirinya tak akan bisa bekerja maksimal menjalankan amanah yang diberikan, tanpa ada dukungan dari semua pihak terkait, termasuk dari perangkat kerajaan.

“Apapun masalah susah, senang, kita harus tetap bersama dalam naungan Sapo Kaiyyangna Mamuju (rumah besar Kerjaan Mamuju,red),” tegas Bau Akram DAI.

Maradika Mamuju kembali menekankan harapannya terkait sinergitas bersama demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat Mamuju.

Sementara salah satu aggota perangkat Kerajaan Mamuju, Thamrin Syakur menyebut Bau Akram DAI merupakan raja Termuda sejak kerjaan Mamuju berdiri.

“Pesan, sebagai Galaggar Pitu untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam menjaga nilai kearifan lokal di Mamuju,” sebut Thamrin.

Sementara Raja Gowa ke-38, Andi Kumala Idjo dalam kesempatan itu juga memberikan penghargaan kepada Raja Mamuju sebagai bentuk persahabatan Gowa dan Mamuju.

“Pemberian kehormatan maupun persahabatan kerjaan Mamuju dan Gowa. Saya sebagai pelanjut akan senantiasa menjaga kerja sama yang selama ini terbangun,” paparnya.

Kehadirannya sebagai kerabat dan sahabat merupakan suatu kehormatan, apalagi dapat menyaksikan pelantikan Raja Mamuju ke-12.

“Raja Mamuju ke-12 ini adalah pelanjut, menjaga kelestarian kerajaan. Terutama menjaga berbagai hal seperti kearifan lokal,” ungkap Andi Kumala Idjo yang juga mengaku siap meningkatkan kerja sama diantara dua pihak. (idr/chm)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *