Polres Kawal Aksi di Kantor Bupati Majene

  • Whatsapp
Polres Kawal Aksi di Kantor Bupati Majene
Wakil Bupati Majene Arismunandar saat menerima tuntutan para aliansi mahasiswa, di Kantor Bupati Majene, Kamis 30 September 2021.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Terkait aksi penolakan pengadaan Videotron dari aliansi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Se-Cabang Majene yang dilancarkan di Kantor Bupati Majene, Kepolisian Resor Majene memberikan pengawalan sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Dalam aksi itu, Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian mendampingi Wakil Bupati Majene Arismunandar saat menerima kunjungan mahasiswa untuk menyampaikan tuntutannya, Kamis 30 September.

Kapolres Majene menyebut, tanggung jawab kepolisian untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan aksi berlangsung. “Jadi pelayanan terbaik akan terus kami berikan,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan, tuntutan yang disuarakan para aliansi mahasiswa, menilai pemerintah harus dapat melihat kebutuhan mendesak masyarakat saat ini.

“Kebutuhan mendesak yang dimaksud adalah penanganan pasca gempa bumi di Kecamatan Malunda dan Ulumanda serta Penanganan Covid-19 dan masih banyak program lainnya di bandingkan pengadaan videotron yang belum ada kejelasan,” urai Kapolres Majene.

Kapolres juga mengutip jawaban, Wakil Bupati Majene Arismunandar saat menerima tuntutan para aliansi mahasiswa. Ia mengatakan saat ini telah berupaya melaksanakan program berdasarkan konsep bersih dan transparan fisik maupun informasi daerah.

“Seperti pembenahan fisik pada titik-titik tertentu sudah dilakukan, seperti penerangan sesuai dengan kemampuan anggaran daerah, perbaikan drainase dan sebagainya,” ungkapnya.

Ia menuturkan, untuk penyajian informasi yang lebih luas adalah melalui pengadaan videotron dengan tujuan agar konsep transparansi dan penyajian informasi kepada masyarakat lebih terbuka lebar, sehingga setiap kegiatan pemerintah tetap terpantau.

“Penghasilan yang di dapatkan dari iklan videotron akan menjadi pendapatan daerah untuk dijadikan sebagai pendukung program pemerintah,” paparnya.

Selain itu, Kapolres Majene juga mengutip jawaban tambahan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kasman Kabil. Ia menerangkan, pembangunan videotron agar Informasi lebih cepat tersaji kepada masyarakat.

“Melalui videotron ini, setiap iklan yang akan dibayar pihak ketiga akan menjadi tambahan pendapatan daerah sebanyak 25 persen. Dan penjelasan panjang lainnya agar mahasiswa lebih paham dengan upaya yang dilakukan pemerintah,” jelas Kapolres.

Diakhir pelaksanaan aksi, kegiatan secara umum berlangsung dengan kondusif dan para aliansi mahasiswa meninggalkan Kantor Bupati Majene dengan tertib melalui pengawalan Polres Majene.(hfd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *