Optimis Menuju Kemajuan

  • Whatsapp

Dengan bertambahnya program studi baru sebanyak enam prodi, maka menjadikan Universitas Muhammadiyah Mamuju makin percaya diri untuk mewujudkan cita-cita menjadi kampus berkemajuan yang mencerahkan.

Oleh: Furqan Mawardi

Pejabat Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju

Memasuki tahun ajaran baru 2021-2022, Universitas Muhammadiyah Mamuju sudah bersiap diri dengan berbagai strategi yang telah disiapkan. Kurikulum yang sesuai dengan capaian pembelajaran telah dimatangkan. Jumlah dosen yang yang sudah memenuhi syarat dan berstandar juga sudah dipersiapkan dengan sebaik mungkin.

Harapannya  perkuliahan dapat berjalan dengan  baik sehingga seluruh mahasiswa dapat merasa senang dan nyaman dalam belajar. Mereka dapat memperoleh ilmu sesuai pilihan dan harapan hingga  dapat menggapai cita-cita seperti yang diimpikan.

Kegiatan awal dimulai dari penyambutan mahasiswa baru dengan kegiatan masa ta’aruf (Masta). Pada kegiatan ini para mahasiswa diberi bekal pemahaman terkait dunia akademik kampus serta dunia kemahasiswaan. Demikian pula bagi para dosen, selain diberi pembekalan juga sosialisasi peraturan baru kemenristekdikti terkait pengisian beban kerja dosen melalui sistem informasi sumber daya terintegrasi (Sister).

Modal Kemajuan

Sebagai salahsatu kampus yang mengusung jargon berkemajuan, tentu Universitas Muhammadiyah Mamuju akan menjawantahkan jargon ini ke ranah realitas. Semua komponen kampus mesti berusaha secara ekstra untuk menggapai cita-cita yang sangat mulia ini.

Dalam rangka mewujudkan kampus yang berkemajuan, Menurut  Haedar Nashir ada beberapa modal yang mesti dimiliki, diantaranya :

Pertama, modal kesungguhan, mengelola perguruan tinggi secara tersistem dan berkemajuan memerlukan  kesungguhan dan kegigihan. Hal ini merupakan modal utama untuk dapat melipat gandakan potensi yang dimiliki perguruan tinggi terutama ukurannya adalah pada kualitas.

Pepatah mengatakan Manjadda wajadah , siapa yang bersungguh-sungguh, pasti dia akan mampu memperoleh apa yang dia usahakan. Pesan bahwa dengan kesungguhan, maka seberat apapun masalah akan dapat terselesaikan dengan baik.

Sebagai kampus yang baru berubah bentuk dengan semangat baru, maka semua elemen harus mampu meng-upgrade potensi yang dimiliki sehingga mampu mengurus kampus Universitas Muhammadiyah Mamuju secara sungguh-sungguh sehingga mampu untuk bersaing dengan kampus ternama.

Maka dengan modal kesungguhan secara totalitas disertai kerjasama yang saling bersinergi akan menjadi keyakinan bagi Universitas Muhammadiyah Mamuju untuk dapat menggapai mimpinya menjadi kampus yang unggul dan berkemajuan.

Kedua, modal meningkatkan jaringan internal secara kuat serta membangun kebersamaan. Modal kedua ini sangat berguna agar setiap orang yang ada di lingkungan kampus untuk dapat  memberikan  kemampuan terbaiknya. Mulai dari karyawan, dosen sampai pimpinan.

Tidak ada orang yang mampu sukses secara mandiri, kesuksesan dapat diperoleh ketika seseorang mampu untuk saling memberi dan bekerjasama. Apalagi ketika harapan kesuksesan itu berupa lembaga seperti di dunia pendidikan. Tidak ada yang dapat memonopoli kesuksesan dalam lembaganya. Karena lembaga dapat sukses ketika saling berkerjasama setiap komponen yang ada didalamnya.

Untuk itu Universitas Muhammadiyah Mamuju sudah berkomitemn bersama, Mulai dari pengelola, dosen hingga pimpinan bahwa untuk mewujudkan kampus yang unggul, berdaya saing serta berkemajuan menjadi kewajiban dan harus saling bersinergi untuk dapat menggapainnya.

Ketiga, Bergerak lebih baik dengan melihat kompetisi di kanan dan kiri. Modal ketiga ini merupakan cara untuk bisa terus mengadakan loncatan dalam setiap gerakan. Rumus kehidupan untuk bisa terus bertahan dan maju, maka perlu untuk menentukan  pesaing dan kompetitor. Semangat kerja akan meningkat ketika kita merasa ada saingan dan tersaingi.

Ibarat pasar, setiap universitas wajib untuk dapat menampilkan dan meprmosikan “jualan” terbaiknya agar dapat laku dan diminati oleh masyarakat. Promoisi jualan akan menjadi menarik apabila ada yang dapat diunggulkan.

Unimaju dengan enam prodinya saat ini, yakni ekonomi manajemen, ekonomi pembangunan, Peternakan, Agribisnis, Teknologi hasil perikanan, serta Manajemen sumber daya perairan semuanya merupakan jurusan unggulan yang mampu mencetak para ahli di bidangnya masing-masing.

Makin banyaknya kampus bermunculan di Mamuju serta di Sulawesi Barat pada umumnya, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Unimaju untuk dapat bersaing dengan mereka.

Hal ini tentu menjadi nilai positif, sebab akan menjadikan Unimaju untuk terus belajar dan ber inovasi untuk menjadi unggul. Sekaligus dapat menjadi sarana pembuktian  diri siapa yang paling unggul dalam persaingan untuk dapat layak jual di masyarakat. Itulah yang disebut fastabiqul khairat,”

Keempat, Menciptakan semangat kekuatan sistem. Kemajuan Muhammadiyah karena kekuatan sistem mulai dari aspek regenerasi kepemimpinan, penataan organisasi, tata kelola keuangan, pengelolaan akademi, semuanya berbasis sistem.

Sistem yang baik tidak mengandalkan orang, karena orang sehebat apapun datang dan pergi tetapi kalau sistem biasanya awet. Karena itu Unimaju dalam rangka mewujudkan kampus yang berkemajuan sudah membuat sistem yang dapat digunakan dari periode  ke periode berikutnya. Hal ini supaya adanya kesinambungan program apabila ada pergantian pimpinan.

Kelima, manghadirkan sumbangsih yang terbaik bagi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara. Salahsatu impian sebagai kampus yang berkemajuan adalah dengan tampilnya unimaju melahirkan lulusan-lulusan terbaik yang memiliki kualitas.

Mencetak para alumni yang selain mempunyai  misi Islam yang hanif, mereka juga menguasai bidang keahliannya masing-masing, cakap, mandiri, punya integritas moral yang tinggi sehingga dapat memberi yang terbaik bagi keluarga, berguna untuk masyarakat, nusa dan bangsa.

Akhirnya dengan lima modal inilah, harapan Universitas Muhammadiyah Mamuju untuk dapat mewujudkan kampus yang berkemajuan akan menjadi niscaya, sehingga eksistensinya di bumi Manakarra betul-betul dapat terasa manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *