Pemprov Janjikan Bonus Bagi Kafilah Sulbar, NU Sulbar Siggung Soal Pembinaan

  • Whatsapp
IST
SERAH TERIMA PATAKA. Sekprov Sulbar Muhammad Idris DP bersama Ketua Kontingen Sulbar Saleh Rahim, di Rujab Sekprov Rabu 13 Oktober 2021.

SULBAREXPRESS.CO.ID – Belasan kafilah Sulbar kini siap unjuk gigi pada ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XXVI di Maluku Utara.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Wilayah Sulawesi Barat (Sulbar), M Muflih B Fattah mengatakan, duta daerah yang diberangkatkan telah menjalani persiapan matang.

“Kita berharap agar kafilah kita, ada yang bisa direbut,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis 14 Oktober.

Karena itu, ia meminta seluruh perwakilan Sulbar memaksimalkan kemampuan saat menjajal even nasional tersebut.
Ada beberapa cabang perlombaan yang akan diikuti kontingen Sulbar, seperti Tilawatil Quran, hafiz dan Hafizah dengan berbagai tingkatan.

Muflih berharap agar perwakilan Sulbar yang berhasil mendapatkan hasil yang maksimal bisa mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulbar.

Soal pembinaan dan perhatian bagi para qari Sulbar, menjadi penekanan Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Sulbar, Adnan Nota.

Adnan menilai pembinaan yang dilakukan pemerintah terhadap kafilah Sulbar belum berjalan maksimal, berbeda dengan daerah lain yang telah mempersiapkan kafilah mereka jauh sebelum pelaksanaan STQH.

“Hari ini apakah Sulbar lakukan itu. Ini saya ragu tetapi bukan berarti kita pesimis atas prestasi yang akan diukir karena kita punya qari dan qariah di Sulbar punya kemampuan dan potensi yang luar biasa,” paparnya.

Tidak hanya itu, menurutnya dari berbagai prestasi kafilah yang telah menjadi catatan manis bagi daerah ini, sebelumnya kurang mendapat perhatian pemerintah daerah.

“Ini memang apresiasi dari pemerintah dirasakan sangat minim sekali, berbeda dengan kegiatan olah raga. Kita bisa berkaca pada kegiatan Porprov kemarin bisa bermiliar-miliar digelontorkan kesana dan bonus yang diberikan yang juara luar biasa dan fantastis,” paparnya.

“Tolonglah dihargai seluruh pemerhati Alquran itu, termasuk proses-proses yang dibuat,” harap Adnan, menambahkan.
Dirinya mendorong pemerintah menunjukkan kepedulian yang sesungguhnya, karena menurutnya ukuran dari sebuah pembinaan adalah hasil pencapaian pada even tinggi.

Sementara ketua Kontingen STQH Sulbar yang juga Kepala Biro Tapem dan Kesra Sulbar, Saleh Rahim mengatakan 16 peserta dari Sulbar yang mengikuti empat macam perlombaan dipastikan siap berlaga.

Pihaknya akan berusaha memberikan apresiasi dalam bentuk bonus apabila ada kafilah yang berprestasi pada gelaran STQH tahun ini.

“Insyallah pemerintah provinsi Sulbar akan memperhatikan itu, pemerintah akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan apresiasi peserta yang membawa nama baik daerah,” tandasnya.

Rabu 13 Oktober, Sekprov Muhammad Idris DP melepas 16 kafilah peserta Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XXVI menju Sofifi, Maluku Utara.

“Ini adalah delagasi dari provinsi Sulbar yang membuat kita bangga dalam kancah nasional, dan terpenting dalam kompetisi ini kita harus bisa menjaga nama baik daerah,” sebut Idris di Rujab Sekprov.

Kepada peserta yang mewakili Sulbar diharap tetap kompak ketika berada di arena STQH tahun ini.

“Harus tetap disipilin dan jangan main-main agar kita semua bisa membanggakan daerah di kancah nasional,” tandasnya.

Idris berharap kepada seluruh pelatih agar bekerja keras karena ini adalah persaingan tingkat nasional. “Tentunya kita semua berharap memberikan yang terbaik buat daerah kita,” imbuhnya. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *