Diharap Jadi Perekat Warga Sulbar di Perantauan

  • Whatsapp
Diharap Jadi Perekat Warga Sulbar di Perantauan
TEKEN PRASASTI. Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar melakukan penandatanganan prasasti KKMSB Kabupaten Kutai Kartanegara disaksikan gubernur Kaltim dan ketua KKMSB provinsi setempat, Sabtu 27 November 2021. (IST)

SULBAR EXPRESS – Badan Pengurus Cabang (BPC) Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Kabupaten Kutai Kartanegara diharap jadi wadah dan perekat warga Sulbar di perantauan.

 

Hal tersebut menjadi salah satu poin penyampaian Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dalam pengukuhan dan pelantikan BPC KKMSB Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu 27 November.

Gubernur Sulbar mengatakan, kunjungannya tersebut sebagai bentuk silaturahmi dan menyapa warga Mandar yang berada di Kalimantan Timur secara umum.

Ia berharap BPC KKMSB Kutai Kartanegara menjadi perekat sekaligus bisa berperan menjembatani kerja sama antara dua daerah, Kalimantan Timur dan Sulbar.

“Mendorong kolaborasi dua pemerintahan sehingga daerah kita dapat bersaing dengan daerah lain,” kata Ali Baal, saat memberikan sambutan di Kecamatan Muara Badak, Kaltim.

Gubernur Kaltim, M. Isran Noor mendukung kehadiran KKMSB di wilayahnya. Dari sejarah keraton kesultanan Kutai sudah terjalin hubungan persaudaraan antara Sulawesi dan Kaltim. Hubungan ini kata Isran, terbangun sampai sekarang.

“Tidak pernah Kaltim menolak kedatangan siapapun. Disini Harmonis kehidupannya. Tidak pernah konflik suku dan ras. Paling damai, harmonis,” tegas Isran.

Ditambahkan, Kaltim sebagai daerah yang penempatan Ibu Kota Negara yang baru akan selalu membuka diri. Karena kebijakan pusat bukan untuk kepentingan Kaltim semata. Melainkan kepentingan semua daerah.

“Itu bukan karena lobi gubernur, melainkan semata keputusan presiden,” sebut Isran.

Karenanya ia berharap, dalam rangka mendukung persiapan ibu kota negara, tentu tidak terlepas dari provinsi tetangga, baik di Pulau Kalimantan maupun Sulawesi.

Apalagi Kutai Kartanegara yang merupakan salah satu penyumbang terbesar devisa negara, tentunya tidak terlepas dari kontribusi warga Mandar yang bekerja keras di Kutai Kartanegara.

Ketua KKMSB Kaltim, Masjaya mengapresiasi pelantikan pengurus BPC KKMSB Kutai Kartanegara yang lahir dari musyawarah secara demokratis. “Sehingga betul-betul ini adalah pilihan masyarakat,” tegasnya.

Dia menjelaskan, pemilihan ketua tersebut untuk penguatan memberi kontribusi di Muara Badak. “Dan ini isimiewa karena bukan berstatus sebagai pengurus kecamatan tetapi pengurus Kabupaten Kutai Kartanegara,” terang Mas Jaya.

Ketua BPC KKMSB Kutai Kartanegara, Ibrahim Kamil menyebut, pihaknya akan semakin menguatkan silaturahmi dan persatuan keluarga Mandar di Kaltim, khususnya di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Marilah kita menyatukan dan memperkuat kebersamaan Mandar dan Kutai. Dan marilah kita saling memupuk persaudaraan di Muara Badak,” tandasnya. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *