Kemenkominfo Dorong Penguatan Peran Media

  • Whatsapp
Kemenkominfo Dorong Penguatan Peran Media
FOTO BERSAMA. Koordinator Pengelolaan Media Ditjen IKP Kemenkominfo RI, Farida Dewi Maharani bersama sejumlah pimpinan media di Mamuju, Selasa 16 November 2021. (IDRUS IPENK)
Kemenkominfo Dorong Penguatan Peran Media
FARIDA DEWI MAHARANI

 

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Peran media dalam menopang penanganan pandemi covid diharap tak surut. Terutama soal vaksinasi dan pemulihan ekonomi nasional.

Demikian diutarakan Farida Dewi Maharani, Koordinator Media Cetak Direktorat Pengelolaan Media pada Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Selasa 16 November.

Di Mamuju, Farida dan rombongan melakukan evaluasi program komunikasi yang telah dijalankan sebagai bagian upaya mendorong partisipasi masyarakat luas dalam program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).

Dia menjelaskan, kebutuhan masyarakat akan informasi satu pintu dari pemerintah yang terpusat, terintegrasi, relevan, serta dapat diandalkan menjadi alasan kuat pelaksanaan kampanye komunikasi publik oleh Kemenkominfo.

“Kegiatan ini merupakan evaluasi terkait kegiatan media center PC PEN,” ucap Farida saat dikonfirmasi di Mamuju, Selasa 16 November.

Ia menjelaskan, melalui evaluasi yang dilakukan pihaknya ingin mengukur sejauh mana efektifitas dan jangkauan terhadap informasi yang disampaikan di pusat bisa sampai ke daerah.

“Hasil dari evaluasi ini digunakan sebagai dasar untuk program kedepan agar lebih baik, karena tujuannya kita ingin apa yang disampaikan pusat bisa sampai daerah,” tegas Farida.

Selain itu, pihaknya mendorong partisipasi dan peran aktif media di daerah dalam menyampaikan program pusat dan mengukur bagaimana progresnya.

“Peran media sangat penting sebagai jembatan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah khusunya kepada masyarakat. Karena itu, hubungan yang terjalin dengan media lokal juga bisa lebih baik kedepan, bisa saling support,” tambahnya.

Tercatat 12 provinsi menjadi sasaran survei dan diseminasi ini. Masing-masing: Sulawesi Barat, Gorontalo, Jabar, Jatim, Jateng, Papua Barat, NTB, Aceh, Bengkulu, Maluku, Kepri, dan Kalbar.

Di Provinsi ke-33, Harian Sulbar Express, Radar Sulbar, Sulbar TV dan beberapa media online menjadi sasaran pihak Kemenkominfo.

Direktur Sulbar Express, Muh Sholihin mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah pusat dalam penguatan komunikasi publik terkait beragam agenda dalam program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pihaknya pun berkomitmen akan terus menyediakan ruang kampanye dalam mendukung program pusat di wilayah Sulbar yang terdiri dari enam kabupaten, melalui penyebarluasan informasi melalui media cetak maupun platform online yang dimiliki.

“Adanya evaluasi ini menunjukkan bahwa sinergi pemerintah dan media selama ini sudah terjalin dan kami harap bisa meningkat dalam rangka menyukseskan program-program pemerintah dan pengembangan daerah,” jelasnya. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *