Massifkan Vaksinasi Bagi Pegawai

  • Whatsapp
Massifkan Vaksinasi Bagi Pegawai
SKRINING. Tim Vaksinator melakukan pemerikasaan kepada warga yang akan divaksin, di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Senin 8 November 2021. (IDRUS IPENK)

Massifkan Vaksinasi Bagi Pegawai Massifkan Vaksinasi Bagi Pegawai

“Dengan adanya tim vaksinator dari Mabes Polri sangat membantu, bisa mencapai 3.000 per hari. Stok vaksin cukup dan banyak, tergantung masyarakat mau menggunakan vaksin apa”

—- ALAMSYAH THAMRIN—-
(( Kabid Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Mamuju ))

 

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Catatan Vaksinasi Pemerintah Kabupaten Mamuju mencapai 45,12 persen. Terjadi peningkatan satu persen setiap harinya.

Upaya percepatan pun terus dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melaksanakan vaksinasi massal dari kabupaten hingga kecamatan dan desa.

Menurut Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar di lapangan Ahmad Kirang Mamuju, yang menyasar ASN, merupakan upaya untuk mempercepat capaian vaksinasi.

Ia menarget, selama tiga hari kedepan, dimulai Senin 8 sampai 10 November pelaksanaan vaksinasi bisa mencapai 9 ribu orang.

“Kita menarget setiap hari ada 3 ribu orang setiap hari jadi tiga hari ada 9 ribu, tapi di kecamatan juga mereka tetap melakukan vaksin massal, jadi target kita bisa mencapai 5.000 setiap hari,” kata Sutinah usai memantau pelaksana vaksinasi massal di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Senin 8 November.

Menurutnya, vaksinasi untuk ASN dan keluarga sebagai langkah untuk meningkatkan Capaian Vaksinasi, melihat masih rendahnya vaksin di Mamuju.

“Kita berharap dengan adanya ASN bersama keluarga bisa meningkatkan capaian vaksinasi di Mamuju,” ucapnya.

Ia menjelaskan, bagi ASN yang tidak mau mengikuti imbauan pemerintah utamanya mengenai vaksinasi akan diberi sanksi.

“Tentu, akan ada penilaian yang tidak mengikuti anjuran dari kami,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes, Alamsyah Thamrin mengatakan vaksinasi yang digelar melibatkan seluruh pihak terkait seperti TNI dan Polri. Empat tenda gerai vaksin pun disiapkan dari TNI, Polri Puskesmas dan Poltekes.

Ia menjelaskan, dengan adanya instruksi bupati memanggil camat dan kepala desa untuk mempercepat vaksinasi merupakan sebuah terobosan.

“Alhmadulillah dengan capaian vaksinasi satu sampai dua persen per hari bisa tercapai dengan dukungan TNI, Polri,” sebutnya.

Menurut dia, upaya TNI dan Polri mempercepat vaksinasi di lapangan sangat efektif, ditambah baru-baru ini Polri kembali memberikan dukungan dengan menambah 15 tim vaksinator dari Mabes Polri.

Dukungan itu, lanjut Alamsyah, juga datang dari Kapolresta Mamuju, dengan membuka gerai vaksin dan melakukan sweeping kepada masyarakat di beberapa kecamatan, seperti kecamatan Kalukku kecamatan Mamuju yang belum vaksin termasuk rencana akan menyisir seluruh kecamatan di Mamuju.

“Dengan adanya tim vaksinator dari Mabes Polri ini sangat membantu, bisa mencapai 3.000 perhari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, stok vaksin saat ini mencukupi baik itu jenis vaksin Sinovac, Astrazeneca dan Moderna.

“Stok vaksin cukup dan banyak, tergantung masyarakat mau menggunakan vaksin apa, dengan dukungan vaksin dari pemerintah,” ungkapnya.

Ia pun menarget, selama pelaksanaan vaksin bisa melakukan vaksinasi sebanyak 10 ribu masyarakat.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh hoaks mengenai vaksin.

Merujuk data Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, per 6 November 2021, capaian vaksinasi Kabupaten Mamuju baru sebesar 43,23 persen atau 91.370 jiwa untuk dosis pertama dan 20,17 persen atau 42.635 jiwa dengan sasaran 211.317 orang. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *