Menaker: Launching LTSA-PMI Jangan Sebatas Seremoni

  • Whatsapp
Menaker: Launching LTSA-PMI Jangan Sebatas Seremoni
TINJAU RSUD. Bupati Polman Andi Ibrahim dan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar saat mendampingi Menaker Ida Fauziyah mengunjungi RSUD Polewali, Rabu 24 November 2021. (FOTO: GAZALI)

POLMAN, SULBAR EXPRESS – Menaker RI, Ida Fauziyah melaunching Layanan Terpadu Satu Atap Pekerja Migran Indonesia (LTSA-PMI) di Kantor Badan Kepegawaian dan Pelatihan Polewali Mandar, kemarin.

 

Sebagai pusat pelayanan PMI di Polman, LTSA diproyeksi dapat memberikan efisiensi dan transparansi dalam pengurusan dokumen, mempercepat peningkatan kualitas pelayanan.
“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya dilaunching saja, melainkan efektifitas kedepan harus sebaik seremoni yang dilakukan saat ini,” tegas Menteri Ketenagakerjaan RI, Rabu 24 November 2021.

Menaker Ida berharap, seluruh stakeholder utamanya Pemprov dan Pemkab di Sulbar, betul-betul mengoptimalkan koordinasi dalam menghadapai setiap problem ketenagakerjaan.

Di Polman, dia mengungkapkan bahwa selama ini pekerja migran asal Sulbar lebih banyak memilih mengaiz rezeki di Malaysia.

“Memang pekerja yang dari Sulawesi Barat banyak mengisi lowongan pekerjaan di Malaysia, meski sekarang Malaysia masih belum membuka akses masuk tetapi LTSA sudah harus dipastikan siap,” terang Menaker.

“Direktur rumah sakit sudah menjelaskan bahwa kurang dari 2,5 jam pemeriksaan (kesehatan) sudah keluar hasilnya dan keinginan kita untuk mempermudah Calon PMI dengan adanya LTSA ini,” tambahnya.

Usai meresmikan kantor LTSA, Ida Fauziyah mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali untuk mengecek sejauh mana kelengkapan fasilitas pemeriksaan kesehatan bagi calon PMI.

Selanjutnya, menghadiri kuliah umum di kampus Universitas Assyariah Mandar (Unasman) di Kelurahan Madatte Kecamatan Polewali.

Menteri yang juga Waketum DPP PKB ini juga menyempatkan diri melakukan pengukuhan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Sulawesi Barat dan menghadiri Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) antar dewan pengurus wilayah PKB.

Melakukan sejumlah agenda di Polman, Menaker didampingi Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Sekprov Muhammad Idris DP, dan Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar.

Bupati Polman menyampaikan terima kasih kepada Menaker yang telah bersedia hadir meresmikan LTSA di wilayahnya.

Ibrahim berharap setelah peresmian LTSA, pihak Malaysia juga sudah membuka gerbang negaranya.

“Ibu menteri menyampaikan Malaysia membutuhkan 32 ribu tenaga kerja yang rencananya akan ditempatkan di sektor perkebunan di Malaysia,” urai Andi Ibrahim.

Bupati menegaskan Pemkab Polman masih melakukan negosiasi dengan perusahaan yang akan mempekerjakan PMI asal Polman, khususnya membahas upah kerja.

“Saya berharap tidak ada lagi masyarakat Polman khususnya Sulbar yang berangkat secara ilegal ke luar negeri,” tegasnya.

Sementara Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyinggung agenda pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Sulawesi Barat di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju sebagai UPT Kementerian Ketenagakerjaan.

BLK ini diharap menjadi solusi masalah ketenagakerjaan terutama untuk pendayagunaan potensi tenaga kerja berkualitas yang memadai menghadapi persaingan di pasar kerja.

Di lain sisi, Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono mengatakan pihaknya menyiapkan ratusan petugas di sejumlah titik ploting yang telah ditentukan.

“Kami lakukan pengamanan dan memperketat penjagaan di sekitar lokasi yang dikunjungi Menaker, guna mengantisipasi segala kemungkinan yang tak diinginkan,” jelasnya. (ali/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *