Program Vaksinasi Sulbar Masih Harus Dipacu

  • Whatsapp
Program Vaksinasi Sulbar Masih Harus Dipacu
VAKSIN. Vaksinator melakukan penyuntikan vaksin covid kepada salah satu masyarakat, di Mamuju, beberapa waktu lalu. (FOTO: IDRUS IPENK )

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok masih terus dipacu oleh pemerintah daerah bersama kepolisian dan TNI.

 

Data Dinas Kesehatan Sulbar per tanggal 18 November, vaksinasi dosis pertama mencapai 44,91 persen atau 489.142 sasaran. Dosis kedua mencapai 24,54 persen atau 267.253 sasaran. Target vaksinasi 1.089.240 jiwa.

Menurut Kepala Dinas Sulbar, drg. Asran Masdy, berkoordinasi terus dilakukan dengan pihak-pihak terkait, baik pemerintah kabupaten maupun TNI/Polri untuk terus menggalakan vaksinasi, setidaknya mencapai 70 persen di akhir tahun ini.

Sekaligus kata dia, bagaimana mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 atau gelombang ketiga menjelang Natal dan Tahun Baru atau Nataru.

“Kita saat ini juga intens berkoordinasi dengan pemerintah Pusat bagaimana bisa menjamin ketersediaan vaksin,” kata Asran, Sabtu 20 November 2021.

Dikatakan, percepatan vaksinasi masih harus digenjot sehingga Dinkes Sulbar membuka ruang untuk berkolaborasi dengan pihak manapun yang ingin menyelenggarakan vaksinasi Covid-19.

“Dan kita support ketersediaan vaksin nya supaya bisa mempercepat capaian, realisasi vaksinasi,” imbuh drg Asran.

Selama ini, berbagai program terus dilakukan dengan kerja sama lintas sektor, seperti TNI, Polri, BIN, dan kelompok masyarakat lainnya.

Sementara dari pihak kepolisian Polda Sulbar, sampai jajaran Polres dan Polsek, sampai saat ini terus bergerak di lapangan melakukan percepatan vaksinasi.

Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar, mengatakan Gerai Vaksinasi Polresta Mamuju dibuka setiap hari di Mapolresta Mamuju. “Polresta Mamuju berkomitmen meningkatkan capaian vaksinasi di Mamuju dan akan terus membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Mamuju,” ujar Kombes Pol Iskandar.

Ia menambahkan, untuk percepatan Vaksinasi gerai Vaksinasi Polresta Mamuju menerapkan tiga pola yaitu Stationer, mobile dan Razia kendaraan.

“Harapannya hasil pencapaian akan maksimal sehingga di akhir November ini akan mencapai diatas 70 persen. Karena melihat dari awal bulan ini Alhamdulillah hasil capaian lumayan signifikan dan semoga target capaian bisa terwujud,” terang Kapolresta.

VAKSINASI WARGA
DI KEPULAUAN

Upaya percepatan juga telah dilakukan tim dari Lanal Mamuju, dengan melakukan program vaksinasi di wilayah Kepulauan.

Komandan Lanal Mamuju, Letkol Marinir Anthonius Temmy Irawan mengatakan, pihaknya bakal terus membantu pemerintah dalam menyukseskan vaksinasi dengan menyasar sejumlah kepulauan yang belum tersentuh vaksin.

Ia mengaku, telah memprogramkan kegiatan vaksinasi dalam waktu dekat. Jika kondisi cuaca sudah membaik anggotanya langsung bergerak ke melakukan jemput bola.

“Kalau target khusus tidak ada. Intinya kita berusaha semaksimal mungkin semua saudara-saudara kita yang ada di pesisir dan pulau-pulau bisa mendapatkan vaksinasi,” kata Temmy.

Namun yang menjadi kendala utama kata dia, masih banyak warga yang takut divaksin karena belum mengetahui dampak positif vaksinasi.

Olehnya, ia meminta seluruh pihak baik dari pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan media massa, bersama-sama mensosialisasikan manfaat vaksinasi.

“Makanya kita bersama-sama ini. Tidak hanya kita saja Lanal atau angkatan laut tapi kita bersama-sama. Rekan-rekan dari media mungkin bisa memberitahukan melalui medianya masing-masing bahwa vaksin ini aman. Ayo kita sama-sama di vaksin, kan gitu,” ujarnya.

Letkol Anthonius Temmy juga berharap semoga pandemi covid-19 ini segera berakhir sehingga manusia dapat hidup tenang, bisa hidup nyaman dan perekonomian kembali meningkat.

“Jadi mohon bantuannya rekan-rekan untuk supaya mencegah jangan sampai ada orang-orang yang berusaha untuk memberikan hoax tentang pandemi, tentang bahaya vaksin dan lain-lain. Kita cegah sama-sama ini supaya ini benar-benar berakhir dan kita bisa hidup dengan tenang, bisa hidup dengan nyaman, perekonomian meningkat,” pungkasnya. (idr/chm)

 

**Vaksin di Sulbar: 1.165.050 dosis
⁃ Sinovac 694.300 dosis
⁃ Astra Zeneca 223.590 dosis
⁃ Moderna 84.840 dosis
⁃ PFpizer 112.320 dosis
⁃ Sinopharm 50.000 dosis.

========•••••••••========
**Capaian Vaksinasi Covid Enam Kabupaten
========•••••••••========

*Kabupaten Mamuju
– Total sasaran 211.371 jiwa
– Dosis pertama 111.008 atau 52,52 persen.
– Dosis kedua 54.280 atau 25,68 persen.

*Kabupaten Mamasa
– Total sasaran 128.959 jiwa
– Dosis pertama 67.355 atau 52,23 persen
– Dosis kedua 39.619 atau 30,72 persen

*Kabupaten Majene
– Total sasaran 130.261 jiwa
– Dosis pertama 59.641 atau 45,79 persen
– Dosis kedua 29.937 atau 22,98 persen

*Kabupaten Polewali Mandar
– Total sasaran 370.054 jiwa
– Dosis pertama 128.088 atau 34,61 persen
– Dosis kedua 68.336 atau 18,47 persen

*Kabupaten Mamuju Tengah
– Total sasaran 103.244 jiwa
– Dosis pertama 52.002 atau 50,37 persen
– Dosis kedua 29.123 atau 28,21 persen

*Kabupaten Pasangkayu
– Total sasaran 145.351 jiwa
– Dosis pertama 71.0048 atau 48,88 persen
– Dosis kedua 45.958 atau 31,62 persen.

========•••=====•••••=========
***sumber: Dinkes Sulbar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *