SMPN 1 Pamboang Gelar Pilkotes Secara E-Voting

  • Whatsapp
SMPN 1 Pamboang Gelar Pilkotes Secara E-Voting
VISI MISI. Calon Ketua OSIS SMPN I Pamboang menyampaikan visi misi kepada anggotanya pada pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS, di SMPN I Pamboang.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Pemungutan suara elektronik atau E-voting adalah suatu bentuk yang biasanya digunakan untuk pemilihan umum maupun poling menggunakan media elektronik.

Pergeseran penggunaan media yang dahulu konvensional dan di era teknologi saat ini sudah banyak beragam media yang digunakan untuk pemungutan suara elektronik karena ketersediaan, kecepatan, keamanan dan ketepatan data yang dihasilkan.

Di seluruh sektor kehidupan beradaptasi dengan teknologi komunikasi dan informatika, begitu juga dengan sektor pendidikan, seperti momen pesta demokrasi Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pilketos) diselenggarakan secara daring di SMPN 1 Pamboang dengan sistem E-Voting, Jumat 26 November.

Penerapan sistem E-Voting menjadi pilihan yang harus dilakukan dimana pengurus OSIS telah berakhir masa tugasnya. Peserta didik dapat menggunakan hak pilihnya dengan memilih calon Ketua OSIS baru SMPN 1 Pamboang masa bakti 2022-2023.

“Sejak awal dimulai dengan tahapan penyeleksian bakal calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS dan diminta membuat konsep visi misinya bila terpilih sebagai Ketua OSIS serta tes wawancara dari panitia. Pada tahapan penyeleksian, terpilih 3 pasangan calon Ketua OSIS,” terang Muhammad Irfan Malik Kepala SMPN 1 Pamboang.

Dijelaskan, dari 3 pasangan calon Ketua OSIS, yaitu dari pasangan urut 1 Ayu Ramadhani dan Muhammad Izyan Rizky, pasangan urut 2 Meyla Achrilah Bahri dan Arifa Fiantara Ramadhani dan pasangan urut 3 Retno Pratiwi dan Muthi’ah Fahrani Fahri.

“Ketiga calon Ketua OSIS ini menyampaikan visi misinya kepada para pemilih. Akhirnya pada Jumat 26 November 2021, para peserta didik SMPN 1 Pamboang dapat memilih calon Ketua OSIS secara umum, bebas, rahasia, jujur dan adil dengan mengklik nama dibawah foto calon Ketua OSIS melalui E-Voting,” jelas Irfan.

Ia menguraikan, dari 266 suara pemilih dapat langsung diketahui, bahwa 10,2 persen suara memilih calon nomor urut 1, 36,1 persen suara memilih calon nomor urut 2, dan 53,8 persen suara memilih calon dengan nomor urut 3.

“Dengan keluarnya hasil pemilihan, maka panitia pesta demokrasi mengumumkan Ketua OSIS terpilih dan diketahui para pemilih. Meskipun masa pandemi Covid-19 belum berakhir, namun pesta demokrasi pemilihan Ketua OSIS tetap dapat dilaksanakan dengan menerapkan sistem E-Voting,” tuturnya.

Diungkapkan, penerapan E-voting, selain praktis juga menghemat waktu dan menghindari kecurangan. “Kita mencoba untuk memulai E-voting, ternyata jauh lebih ringkas dan irit biaya, dan mengajari literasi teknologi secara tidak langsung kepada warga sekolah,” ujar Irfan.

Pemilihan Ketua OSIS lanjunya, sangat bermanfaat untuk membelajarkan peserta didik tentang sistem berdemokrasi. Cara ini cukup efektif dan efisien dalam penerapannya, peserta didik dapat memilih Ketua OSIS tanpa berkerumun dan penghitungan suara langsung dapat diketahui para peserta didik.

“Proses demokrasi OSIS telah usai, ini adalah model pembelajaran berbasis aktifitas, sehingga tidak hanya bermakna siapa yang terpilih akan tetapi lebih dari itu, karena anak didik akan memahami banyak hal, mulai dari prosesinya, saling menghargai menerima, bersatu, bekerja sama dan sebagainya,” pungkas mantan Kepala SMPN 7 Satu Atap Majene itu.(hfd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *