UPTD Rencana Kembangkan Kambing Etawa Lokal

  • Whatsapp
UPTD Rencana Kembangkan Kambing Etawa Lokal

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan Ternak dan Pakan Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Majene, akan meningkatkan pengembangan ternak kambing etawa lokal di daerah ini.

Kepala UPTD Pendidikan dan Pakan Distanakbun Majene Abdul Hafid menyebut, untuk mendapatkan bibit kambing etawa lokal tentu bermitra ke petani ternak dengan sistem bagi hasil.

“Untuk saat ini, kita masih melakukan upaya untuk bermitra ke sejumlah petani secara bertahap,” sebut Abdul Hafid, Kamis 18 November.

Dijelaskan, sistem pengembangan bibit kambing etawa lokal dilakukan dengan cara silang. “Saat ini pusat pembibitan ternak kambing di wilayah Desa Betteng Kecamatan Pamboang, memiliki sedikitnya lebih dari 20 ekor kambing etawa lokal yang akan dikembangkan,” akunya.

Ia mengungkapkan, pengembangan kambing di Pusat Pembibitan masih sangat terbatas, itu lantaran belum ditunjang lahan untuk pakan ternak. “Untuk pengembangan lahan pakan belum mendapat realisasi,” ujar Hafid.

Dikatakan, untuk lebih meningkatkan pengembangan bibit ternak kambing, telah mengsulkan pembebasan lahan untuk memenuhi kebutuhan pakan.”Sementara ini, luasan lahan pakan sekitar 4 hektar termasuk sebagian lahan pinjaman dari warga setempat,” bebernya.

Pusat pembibitan ternak kambing lanjutnya, juga membantu masyarakat yang ingin memerihara induk kambing dengan metode bagi hasil setelah melahirkan.

“Artinya, kambing dari pusat pembibitan yang dipelihara masyarakat dan setelah melahirkan, maka anaknya dibagi dua sesuai aturannya, tapi induk tetap miliki pusat pembibitan,” jelasnya.

Dikatakan, bagi masyarakat yang ingin memelihara kambing harus memenuhi beberapa pensyaratan, seperti menyedian kandang dan lahan pakan di lokasi miliknya.”Sebelum mengambi ternak kambing, terlebih dulu mengambil rekomendasi ke Distanakbun Majene,” terangnya.

Ia menjelaskan, pengembangan kambing mempunyai prospek yang baik, disamping memenuhi kebutuhan daging di daerah, kambing juga memiliki peluang sebagai komoditas ekspor.

“Segala fasliltas yang ada, sudah sesuai rancangan, hanya saja kita masih butuh beberapa lahan pakan, untuk lebih menunjang kebutuhan ternak nantinya,” tuturnya.

Ia menambahkan, pembangunan pusat pembibitan ternak kambing, untuk membudidayakan bibit kambing yang unggul.”Pembibitan ternak kambing ini difasilitasi dokter hewan serta pengawasan pihak Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan) di Majene,” pungkasnya.(hfd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *