1,3 Kg Sabu Dimusnahkan

  • Whatsapp
1,3 Kg Sabu Dimusnahkan
Kepala BNN Sulbar, Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto bersama pihak Polda Sulbar dan TNI dalam pemusnahan barang bukti di Kantor BNN Sulbar, Mamuju Rabu 8 Desember 2021. (IST)

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – BNN Provinsi Sulbar dan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulbar, memusnahkan sabu sekira 1,3 Kilogram dari dua kasus berbeda.

Kepala BNNP Sulbar, Brigjen Pol Sumirat menerangkan bahwa pihaknya memusnahkan 373,2 gram sedangkan dari Ditresnarkoba Polda Sulbar seberat 987,7 gram.

“Kita ada 382,1 gram. Namun yang dimusnahkan 373,2 gram. Kita sisihkan 8,8 gram. Sedangkan dari Polda Sulbar ada 1,01 Kg dan yang dimusnahkan sekira 987,7 gram, disisihkan 27,92 gram. Dari barang haram tersebut kita menyelamatkan 5 ribu orang,” kata dia dalam keterangan resmi, kemarin.

Menurutnya, sisa barang bukti yang tak dimusnahkan untuk kepentingan penyidikan, persidangan dan ilmu pengetahuan serta teknologi. Termasuk bahan pendidikan dan pelatihan pengujian barang bukti.

“Pemusnahan bisa dilakukan sebelum persidangan dilakukan. Makanya pemusnahan ini disaksikan pengadilan, kejaksaan dan unsur lainnya. Sedang barang bukti lain seperti mobil dan sebagainya masih dalam penyitaan. Tergantung majelis hakim nanti bagaimana keputusan,” urai Sumirat.

Dalam keterangan resminya, BNNP Sulbar juga menjelaskan bahwa seorang tersangka narkotika berstatus buron, yakni RA alias AB (24) telah diamankan dari tempat persembunyiannya di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Dielaskan, Warga Desa Labuang Kecamatan Banggae Timur, Majene itu merupakan pengedar sabu sekira 382,1 gram.

Saat diringkus aparat juga mengamankan barang bukti satu buah pireks kaca, plastik hitam, mobil Toyota Innova hitam DD 1208 XP, dua unit HP dan satu ATM.

Sebelumnya, AB berhasil melarikan diri dari upaya penangkapan di sekitar Simpang Lima Kali Mamuju, pada Rabu 10 November. Saat itu AB terjaring razia bersama bersama rekannya dari Kelurahan Limboro, Polewali Mandar berinisial IR alias CW (35).

Hanya saja, AB berhasil meloloskan diri sedang CA berhasil diringkus aparat yang bertugas di lapangan.

“Setelah mendapat laporan pada Rabu 34 November, tim BNN Sulbar menuju Kaltim. Atas kerja sama antara BNN Kaltim, RA Alias AB berhasil ditangkap di Jalan Damanhuri, Kaltim dengan barang bukti satu unit HP dan satu ATM,” papar Kepala BNN Sulbar di Kantor BNN Sulbar, Rabu 8 Desember.

“Para pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman pidana minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara atau pidana mati,” sambung Brigjen Sumirat. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *