Dibawah Pengaruh Obat-obatan, Seorang Pria Bacok Sejumlah Warga

  • Whatsapp

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Penyalahgunaan obat-obatan di kalangan pemuda dan remaja tidak dapat dipungkiri ternyata masih banyak yang mengkonsumsinya.

Dampaknya bagi kesehatan dan masa depan tidaklah sedikit. Kekhawatiran ini semakin di pertajam akibat maraknya peredaran obat-obatan yang telah merebak di segala lapisan masyarakat, termasuk di kalangan generasi muda.

Perilaku sebagian remaja yang secara nyata telah jauh mengabaikan nilai-nilai kaidah dan norma serta hukum yang berlaku di tengah kehidupan masyarakat menjadi salah satu penyebab maraknya penggunaan obat-obatan di kalangan generasi muda.

Dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat masih terdapat dijumpai remaja yang melakukan penyalahgunaan obat-obatan, seperti kasus dugaan pengaruh obat-obatan dari seorang pria berinisial S kelahiran 98 nekat membacok setiap orang yang dijumpainya, Minggu 12 Desember.

Tercatat terdapat lima warga yang korban terkena bacokan yang diduga dilakukan pria S, sehingga para korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan akibat luka sabetan parang yang dilakukan terduga pelaku.

Pembacokan yang diduga dilakukan pria S ini, berawal di Lingkungan Salabose menuju pekuburan Islam Saleppa selanjutnya ke Lingkungan Biring Lembang dan beraksi di Pasar Sentral Majene, terduga pelaku terus saja membacok siapa saja yang ia jumpai di jalan.

Aksi pembacokan terduga pelaku, membuat geram masyarakat sekitar, sehingga terduga pelaku dikejar hingga sampai di kediamannya.

Untuk menghindari agar tidak terjadi aksi main hakim sendiri, Kepolisian Resor Majene dipimpin Wakapolres Majene AKP Ujang Saputra berupaya mengamankan terduga pelaku dengan berbagai cara, baik negosiasi hingga upaya tembakan gas air mata.

“Pada dasarnya upaya kita lakukan, tetap dihiraukan terduga pelaku karena masih dibawah pengaruh obat-obatan. Bahkan terus mencoba melawan dengan terus mengayunkan parang dan mengiris-iris tangannya hingga pada akhirnya terduga pelaku berhasil diamankan dan diselamatkan dari amukan massa,” terangnya.

Terpisah, Plt. Kasi Humas Polres Majene Ipda Undur Maksun menambahkan, terduga dipenuhi luka di sekujur tubuhnya, sehingga terduga pelaku terlebih dalu dilarikan ke Puskesmas Totoli untuk mendapatkan perawatan.

“Adapun identitas kelima korban, yaitu Rianto (32) warga Lingkungan Saleppa, Ichwad (33) warga Pangali-ali, Muhammad Al Qusyairi (18) warga Lingkungan Parappe, Ahmad Aminuddin (35) warga Lingkungan Saleppa dan Sarifuddin AS Pensiunan Polhut warga Lingkungan Saleppa,” jelas Ipda Undur Maksun, Senin 13 Desember.(hfd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *