Dijamin Humanis, Tekankan Prokes Covid

  • Whatsapp
Dijamin Humanis, Tekankan Prokes Covid
Personel gabungan dalam apel gelar pasukan Operasi Lilin Marano 2021 dengan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar selaku inspektur upacara. Mamuju, Jumat 24 Desember 2021. (FOTO: IST)

MAMUJU, SULBAR EXPRESS — Peningkatan aktivitas masyarakat selama natal dan tahun baru berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, termasuk ancaman pandemi covid.

Kepolisian pun bakal mengoptimalkan Operasi Lilin Marano yang terjadwal 24 Desember 2021 sampai tanggal 2 Januari 2022.

Demikian keterangan resmi Polda Sulbar yang disampaikan Kabid Humas, Kombes Pol Syamsu Ridwan, Sabtu 25 Desember.

Apel gelar pasukan juga telah dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan operasi, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait.

“Dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman,” papar Kombes Pol Syamsu.

Mendukung suksesnya operasi ini, Polda Sulbar telah mendirikan 9 Pos Pelayanan, 18 Pos Pengamanan dan 3 Pos terpadu di 6 Kabupaten yang ada di wilayah Sulbar.

“Selain mendirikan pos pengamanan, Polda Sulbar juga menempatkan personel gabungan untuk mengamankan 886 gereja, 7 terminal, 14 pelabuhan, 1 bandara, 97 Pusat Perbelanjaan, 104 tempat wisata dan 11 Objek Pergantian tahun,” terangnya.

Dijelaskan, perayaan natal dan tahun baru sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ibadah, berkumpul dan bersuka cita bersama dengan keluarga serta merayakan pergantian tahun di berbagai lokasi.

Jumat pekan kemarin, Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar menjadi inspektur upacara apel operasi pengamanan hari libur Natal dan Tahun Baru di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju.

Gelar pasukan Operasi Lilin Marano 2021 itu melibatkan 1.288 personel gabungan: TNI, Polri, pemerintah dan unsur terkait.

Gubernur yang membacakan amanat Kapolri menyebutkan 54.959 objek vital menjadi fokus dalam pengamanan operasi, termasuk di daerah Sulbar.

Ia menekankan agar dalam pelaksanaan natal dan tahun baru (Nataru) tahun ini perlu lebih berhati-hati khususnya dalam mengantisipasi penyebaran varian covid-19 jenis Omicron.
Varian tersebut berpotensi mengakibatkan lonjakan kasus apabila tidak dilakukan antisipasi dengan baik.

“Varian Omicron yang memiliki kecepatan penyebaran lima kali lebih cepat dari varian Delta ini telah ditemukan di 103 negara dengan total 105.272 kasus termasuk di Indonesia saat ini sebanyak 5 orang telah teridentifikasi tertular varian omicron,” jelas Ali Baal.

Gubernur meminta agar seluruh pihak meningkatkan sinergi bersama Polri dan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *