GOW Majene Gelar PHI ke-93

  • Whatsapp
GOW Majene Gelar PHI ke-93
BIBIT KOPI. Kades Banua Sendana Ruslan Said menyerahkan bibit kopi Robusta kepada para petani di wilayahnya.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Majene menggelar Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-93, di Gedung Assamaewuang Majene, Rabu 22 Desember.

PHI ke-93 mengusung tema ,Perempuan aberdaya, Indonesia Maju, untuk Pemulihan Ekonomi Bangsa Pasca Pandemi Covid-19, bertujuan mengangkat karya karya produktif perempuan Indonesia yang berdaya di pasar, memberikan inspirasi bahwa perempuan Indonesia merupakan salah satu kekuatan perekonomian Indonesia dan mengangkat perjuangan perempuan untuk menguatkan ekonomi keluarga dimasa Pandemi Covid-19.

“Sebelumnya, dilaksanakan serangkaian menyambut hari Ibu, diantaranya sosialisasi pemberdayaa perempuan melalui pelatihan produktif pada 7 Desember di Aula Wisma Yumari serta penyaluran buku profil gender ke delapan Kecamatan serta seluruh OPD pada 15 sampai 21 Desember 2021,” terang Ketua TP-PKK Majene Hj. Najma Andi Syukri.

Ia mengatakan, saat ini para ibu merasakan betapa hebatnya dampak perkembangan teknologi, dan tanggung jawab seorang ibu, juga dihadapkan dengan berbagai masalah dan ragam tantangan, termasuk masalah kaum bapak itu sendiri.

“Untuk itu, diimbau agar kaum bapak tidak menganggap kecil peranan kaum ibu, sebab tanpa ibu ibarat burung yang terbang tidak sempurna atau tidak pernah terbang dengan perkasa,” ulasnya.

Meski demikian lanjutnya, kaum ibu hendaknya menyadari pernannya, namun harus tetap waspada terhadap tanggung jawab hidup, karena setiap ibu adalah pemimpin dan akan dipertanggung jawabkan.

“Tanggungjawab ibu, tidak hanya tanggung jawab tidur, dapur, sumur dan kasur, tapi lebih dari itu, sudah saatnya  kaum ibu membantu para bapak, baik di kantor dan jika perlu di medan perang,” paparnya.

Ia meminta, semua ibu harus menjaga citra sebagai ibu yang bersumber dari kepribadian Bangsa, Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, sehingga tercipta keluarga bahagia sejahtera.

“Tentu kita harus tahu batas, jangan mencampuri yang bukan urusan kita, tapi tetap waspada, kapan kita wajib membantu dan kapan kita menentukan sikap,” ujarnya.

Sementara, Bupati Majene Andi Achmad Syukri mengucapkan selamat hari Ibu ke-93, dimana setiap tahunnya kaum ibu telah berjuang meningkatkan kualitas, lebih berdaya, yang terpenting lebih humanis yang telah memberi harapan. “Saya mengajak semua mengugkapkan rasa hormat cinta dan syukur kepada kaum ibu,” ungkapnya.

Ungkapan itu sambungnya, seyogyanya disampaikan kepada Ibu, Istri, Anak, Kerabat dan kawan, mengingat ibu adalah pendidik pertama dan utama yang tidak pernah putus aliran cinta, kasih dan doanya sehingga membuka keberhasilan bagi keluarga. “Ibu sebagai tiang keluarga dan bangsa yang tidak kenal lelah dalam menjaga roda hidup keluarga,” urainya.

Ia mengajak semua perempuan maju , mampu menjadi sosok mandiri kreatif, inovatif, percaya diri dalam meningkatkan kapasitasnya sehingga bersama laki-laki menjadi kekuatan besar dalam membangun Bangsa dan Negara.

Dalam PHI, dilakukan pemberian penghargaan Gender Champion di Kabupaten Majene, diantaranya Hj Andi Nirwana Kalma, Hj Sakina Djuaeni, Hj Najma Andi Syukri, Hj Andi Anggaraeni, Hj Najibah Bachyt Fattah, Hj Riadiah Zakariyah, Hj Heldalina, Aslan Sidang, ST Mariah Ulfa, Hj. Fita Katta dan Syahrinullah, serta dilakukan penyerahan bantuan CSR pengadaan 50 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) Majene, senilai Rp453.881.970, dari Bank Sulselbar kepada Pemerintah Kabupaten Majene.

Hadir dalam PHI, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekda, Dandim 1401, Kapolres, Ketua PN, mewakili Kajari, mewakili Ketua PA, anggota DPRD, para Staf Ahli, Asisten, Pimpinan OPD, Camat, Kabag Setda, serta Pimpinan Instansi Vertikal, Lurah, Pimpinan Organisasi Wanita dan undangan lainnya.(hfd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *