Lelet, Pengerjaan Jalan Ulmanda

  • Whatsapp
Lelet, Pengerjaan Jalan Ulmanda
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar berbincang dengan pekerja ruas jalan Salutambung-Urekang di Majene, Kamis 9 Desember 2021. (FOTO: IDRUS IPENK)

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Pengerjaan poros Salutambung-Urekang di Kabupaten Majene dinilai masih lambat. Percepatan harus dilakukan sampai akhir tahun ini.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar saat memantau proyek tersebut di Kecamatan Ulumanda, Majene, Kamis 9 Desember.

“Kontraktor itu harus bekerja secara profesional dan tidak macam-macam, jika ada yang tidak sesuai aturan, kontraktornya akan ditindak tegas berupa denda ataupun pemutusan kontrak,” ujar Ali Baal di hadapan salah satu pekerja jalan.

Pengerjaan ruas Salutambung-Urekang mencapai 4,7 Kilometer. Pembangunan menggunakan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Gubernur menyampaikan, sudah saatnya masyarakat Ulumanda menikmati infrastruktur jalan memadai. Maka dari itu Pemprov melalui dana PEN terus memaksimalkan proses pembangunan jalan tersebut.

“Jalan ini harus diperbaiki. Sebelum kepemimpinan berakhir, saya akan terus berusaha maksimal. Melalui dana PEN kita targetkan pembangunan jalan khususnya di Kecamatan Ulumanda-Urekang sepanjang 4,7 Kilometer dapat segera diselesaikan,” papar Ali Baal.

Kepala Dinas PU Sulbar, Muh. Aksan menyampaikan, akan dilakukan peninjauan di seluruh kabupaten terkait pembangunan ruas jalan melalui dana PEN.

Hasil survei lapangan, kata dia, terjadi keterlambatan proses pembangunan dikarenakan beberapa beberapa faktor. Salah satunya cuaca tak mendukung sehingga peralatan-peralatan berat itu agak sulit sampai ke lokasi proyek.

“Selain itu, juga pihak kontraktor dinilai masih kurang serius dalam pengerjaannya sehingga gubernur turun langsung dan ingin mengetahui kendala-kendala apa saja yang terjadi,” beber Ahsan.

Terpisah Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulbar, Saparan mengungkapkan akan memanggil kontraktor proyek guna membahas kendala teknis lapangan. Apalagi, gubernur sempat meminta penambahan peralatan armada pengerjaan jalan.

“Mixer kita saat ini ada dua dan kita akan tambah tiga. Dump truck kita ada empat dan kita tambah tiga,” sebut Saparan.

Begitupun kelompok pekerja akan ditambah pada titik-titik pegerjaan yang dinilai perlu digenjot. Apalagi, saat ini pengerjaan baru terealisasi 700 meter dari target panjang 5 Km.

Salah satu warga, Firman Warda Tandiallo mengatakan bersyukur dengan dikerjakannya jalan tersebut meskipun ia menilai progresnya sangat lambat.

“Ini sangat membantu masyarakat utamnya di empat desa yaitu; Tandiallo, Popenga, Pangalo, Ulmanda,” ucapnya.

Ia berharap pengerjaan bisa segera tuntas dan dimanfaatkan warga Ulumanda Majene, dan Sulbar secara umum. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *