Majelis Sastra dan Budaya Sulbar, Diproyeksi Menjaga Nilai Peradaban

  • Whatsapp
Majelis Sastra dan Budaya Sulbar, Diproyeksi Menjaga Nilai Peradaban
Tammalele

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Majelis Sastra dan Budaya Sulbar kini hadir mendorong agar sastrawan dan budayawan di daerah tidak berhenti melahirkan karya dengan daya kreasi seiring perkembangan zaman.

Salah satu pendiri Majelis Sastra dan Budaya Sulawesi Barat, Tammalele mengungkapkan pertumbuhan kesusastraan bagian dari kekuatan peradaban sebuah bangsa. Menurutnya sastra merupakan jendela budaya.

“Kesusastaraan adalah jendela kebudayaan sebuah bangsa. Maka sejumlah orang pun kerap bertanya apakah sastra muara kebudayaan, ataukah budaya yang menjadi muara kesusastraan. Yang jelas kebudayaan memiliki ikatan erat dengan peradaban,” ujar Tammalele Selasa, 7 Desember.

Secara etimologis, menurut Tammalele yang karib disapa aqba Lele, kebudayaan dan peradaban memiliki makna yang sinonim. Keduanya memiliki arti keseluruhan hidup masyarakat atau aktivitas manusia.

“Walaupun ini lalu berkembang dalam bentuk-bentuk kebudayaan yang paling tinggi selanjutnya,” terangnya.

Majelis Sastra dan Budaya Sulbar yang didirikan bersama beberapa pegiat sastra dan budaya, disebutkan akan memaksimalkan peran dalam pengembangan dan penelitian sastra dan budaya di daerah.

“Ini ikhtiar penting, kami ingin menjadi bagian dari arus kebudayaan untuk terus menjaga mutu atau kualitas karya dari peradaban. Itu nilai yang mesti dijaga sehingga kita mesti terus melahirkan gagasan-gagasan baru, agar dinamis,” kata dia.

Tammalele berharap lembaga ini menjadi wadah melahirkan rekomendasi yang tepat bagi pemerintah dalam pengambilan keputusan mengenai kebudayaan secara umum. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *