Nataru, Jaga Prokes dan Kerukunan

  • Whatsapp
Nataru, Jaga Prokes dan Kerukunan
YAKUB F SOLON, Ketua Jemaat Bukit Saitun & GTM MUFLIH B. FATTAH, Kakanwil Kemenag Sulbar

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat untuk tetap patuh menjalankan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Itu disampikan melalui surat edaran Menteri Agama Nomor, SE 33 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus dalam Pelaksanaan Ibadah dan Peringatan Hari Raya Natal Tahun 2021.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulbar, Muflhih B Fattah, mengatakan surat edaran tersebut telah disampikan kepada perwakilan gereja di Sulbar terkait teknis pelaksanaan ibadah jelang natal.

“Peringatan ibadah hari natal ini hendaknya dilakukan secara sederhana, tidak berlebihan serta menekankan persekutuan di tengah keluarga,” jelasn Kakanwil, Kamis 16 Desember.

Kemudian pelaksanan juga harus dilakukan di ruang terbuka, namun apabila pelaksana dilakukan di Gereja maka harus dilaksanakan melalui hibrid kemudian jumlah ummat yang mengikuti ibadah di gereja harus sesuai kapasitas gereja dengan syarat tidak boleh melebihi 50 persen.

Ia berharap, seluruh gereja membentuk Satgas penanganan pandemi, demi memperkuat protokol kesehatan, dengan berkoordinasi dengan Satgas Covid kabupaten.

“Prokes ini adalah sebagai ikhtiar bersama agar kita semua senantiasa sehat dan selamat di tengah pandemi yang belum selesai ini. Untuk itu, meski kita dibolehkan beraktivitas dalam berbagai bentuk dan macam kegiatan, namun mari terus saling menjaga antar sesama,” urai Muflih.

Dia menambahkan, Nataru tahun ini masih akan dijalani dalam suasana pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Pihaknya mengajak agar seluruh aktivitas kemasyarakatan nantinya dilaksanakan dengan mematuhi prokes sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kemenag juga meminta masyarakat maupun ormas keagamaan untuk mengedepankan sikap saling menghargai dan menghormati di tengah keberagamaan di Indonesia.

“Ini sesuai dengan pencanangan Kementrian Agama yaitu penguatan moderasi beragama, kita berharap ummat beragama saling menghormati dan menghargai dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.

Ketua Majelis Jemaat Bukit Saitun GTM, Yakub F Solon mengatakan Majelis Jemaat Bukit Saitun Gereja Toraja Mamasa (GTM) sudah mempersiapkan ibadah Natal tahun 2021 sesuai dengan protokol kesehatan.

Selain itu, ia mengaku akan melakukan koordinasi bersama pihak pemerintah dan kepolisian untuk kelancaran dan keamanan perayaan natal.

“Kita akan libatkan semua pihak mulai dari Rukun Tetangga (RT) Kelurahan terutama tim gugus Covid-19 untuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19,” jelas dia.

Menurutnya, perayaan natal yang di laksanakan ditengah pandemi Covid-19, itu tidak harus meriah yang jelas tidak mengurangi makna perayaan natal. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *