Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO), Dosen UNSULBAR Lakukan Pendampingan

  • Whatsapp
Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO), Dosen UNSULBAR Lakukan Pendampingan
FOTO BERSAMA. Kelompok Mitra dan Tim Pelaksana foto bersama dengan Aparat Desa Tammangalle setelah pembukaan pemberdayaan dan pendampingan pembuatan VCO, di Aula Kantor Desa Tammangalle.

MAJENE, SULBAREXPRESS.CO.ID – Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) bersama Dosen Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR) Majene melakukan Pendampingan  Pemberdayaan Kader Kesehatan melalui Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO).

Ketua Pelaksana dari Dosen Fikes Unsulbar Masniati menjelaskan, kegiatan pendampingan sebagai salah satu alternatif pencegahan virus Covid-19. “Kegiatan pendampingan ini, kami bersama mahasiswa dari Prodi Adminkes dan Prodi Manajemen di laksanakan di Desa Tammangalle Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar,” terang Masniati di Majene, Minggu 12 Desember.

Dijelaskan, kegiatan pendampingan dibuka secara resmi Pjs. Kepala Desa Tammangalle Abdul Malik dan dihadiri Sekretaris DesaTammangalle Suaib serta kelompok mitra dari Kader Kesehatan, di Aula Kantor Desa Tammangalle, pada Jumat 10 Desember.

“Pjs. Kepala Desa Tammangalle Abdul Malik bersama Sekretaris Desa Tammangalle Suaib. dalam sambutannya, sangat mengapresiasi dan merasa bangga atas terpilihnya Desa Tammangalle sebagai tempat pengabdian,” ujar Masniati.

Ia menyampaikan harapan Pjs Kepala Desa Tammangalle, selain kegiatan pemberdayaan pendampingan Kader Kesehatan melalui Pembuatan VCO, yang dilakukan Dosen Unsulbar, juga dapat melaksanakan kegiatan lainnya untuk membantu pencapaian Desa Tammangalle sebagai kategori desa berkembang menjadi desa mandiri.

“Setelah kegiatan pemberdayaan dilanjutkan kegiatan pendampingan selama 2 hari, di awali dengan pembuatan VCO sampai pengemasan dan labelling dari kader Kesehatan sebagai kelompok mitra, serta dilanjutkan pemberian materi tentang keamanan pangan, penerbitan P-IRT, pemasaran produk, manajemen keuangan dan penguatan lembaga atau kelompok,” urainya.

Masniati mengatakan, melalui kegiatan pendampingan guna mendorong kelompok mitra untuk mandiri secara ekonomi, khususnya dalam pengolahan kelapa segar menjadi VCO, dengan konsep learning by doing atau belajar sambil bekerja. “Untuk anggota atas Erwin juga Dosen Fekon bersama tim dari mahasiswa Fikes dan Fekon Unsulbar,” terangnya.(hfd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *