Sulbar Rawan Bencana, Tingkatkan Kewaspadaan

  • Whatsapp
Sulbar Rawan Bencana, Tingkatkan Kewaspadaan
Kepala BPBD Sulbar, Amri Ekasakti

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Masyarakat terus diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrim.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan peringatan dini potensi bencana alam untuk seluruh wilayah di Sulbar.

Kepala BPBD Sulbar, Amri Ekasakti mengatakan kewaspadaan perlu diperkuat terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Sekaligus mewaspadai adanya bencana alam seperti longsor, banjir dan gelombang tinggi.

“Peringatan dini kita sampaikan kepada masyarakat di seluruh wilayah Sulbar yang rawan bencana,” kata Amri, Selasa 7 Desember.

Sekaligus tindak lanjut BPBD atas informasi awal dari pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca ekstrim dan gelombang tinggi yang terjadi di beberapa wilayah Sulbar pada 6 hingga 8 Desember ini.

Masyarakat diminta agar menghindari lokasi atau daerah rawan bencana termasuk kepada nelayan agar tidak melaut sampai cuaca kembali normal.

“Untuk saat ini berdasarkan laporan bencana alam, masih dalam kondisi terkendali. Semua daerah di Sulbar masuk kategori rawan bencana akibat cuaca ekstrim. Kita harus tetap waspada,” ungkapnya.

Menurutnya, berbagai langkah antisipasi telah dilakukan, seperti pelatihan mitigasi bencana, penanganan melakukan evakuasi. Seluruh stekholder terkait ikut dilibatkan termasuk relawan dan masyarakat.

Amri juga berharap agar seluruh pihak terus melakukan koordinasi apabila terjadi bencana.

BMKG Stasiun Majene telah menjelaskan tingginya pertumbuhan awan di wilayah Sulbar. Bisa memicu potensi hujan sedang hingga lebat.

Pihak BMKG juga memprediksi masih adanya aktivitas pasang air laut maksimum disertai kondisi gelombang tinggi yang berdampak banjir pesisir atau rob.

Karenanya, masyarakat di wilayah pesisir diimbau segera melakukan mitigasi atau upaya-upaya pencegahan dini, lantaran seluruh wilayah pesisir masuk kategori waspada.

Selain meminta warga untuk waspada, Pemrov Sulbar mengingatkan pihak terkait di seluruh wilayah untuk lebih awal melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan dampak kondisi cuaca ekstrim.

“Sulbar ini kan menjadi daerah yang rawan mengenai itu (bencana alam, red),” ucap Sekprov Sulbar, Muhammad Idris DP.

Ia juga menekankan agar BPBD meningkatkan kesiapsiagaan menghadai kondisi saat ini.

“Pemda setempat, kelurahan, desa tidak boleh vakum menyuarakan risiko bencana, termasuk BPBD yang ada di kabupaten,” tandasnya. (idr/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *