Dorong Percepatan Bea Cukai Sulbar

  • Whatsapp
Dorong Percepatan Bea Cukai Sulbar
ALI BAAL MASDAR, Gubernur Sulbar

MAMUJU, SULBAR EXPRESS — Pemprov Sulbar berkomitmen memenuhi kebutuhan pendirian Bea Cukai di provinsi ke-33.

Menurut Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dengan adanya Kantor Bea Cukai di Sulawesi Barat, ekspor akan lebih baik dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Saat melakukan pertemuan dengan para pimpinan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) komoditas se-Sulbar serta para Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di kompleks gubernuran Sulbar, kemarin, gubernur menyampaikan tekadnya terkait peningkatkan ekspor daerah.

Ali Baal mengimbau pelaku usaha untuk menggalakkan dan meningkatkan ekspor di Sulbar, apalagi pendirian Kantor Bea Cukai Sulbar kini terus dimatangkan.

“Mumpung hari ini Kepala Bea Cukai hadir mari kita bersama-sama berdiskusi membahas bagaimana kita membangkitkan ekonomi kita di Sulawesi Barat ini. Kita berharap nantinya ada peningkatan ekspor barang di Sulbar yang akan meningkatkan pajak dan pendapatan hasil daerah bagi Sulbar,” urai gubernur, Selasa 4 Januari.

Pertemuan tersebut digagas Gubernur Sulbar dalam rangka mendengarkan langsung harapan maupun kendala para pemegang IUP dan pelaku UMKM guna mendukung dan meningkatkan ekspor baik produk pertanian, perikanan dan sektor lainnya.

Kepada para pengusaha gubernur juga mengingatkan unuk tetap menjaga kelestarian lingkungan.

“Silakan berinvestasi. Sulbar terbuka bagi siapa saja, tapi jangan merusak lingkungan dan membuat Sulbar hancur,” tegas Ali Baal.

Pada Senin lalu, Gubernur didampingi Sekprov Sulbar, Muhammad Idris melakukan pertemuan dengan Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Nugroho Wahyu Widodo di Gedung PKK Sulbar.

Gubernur menekankan akan menindaklanjuti dan melibatkan para pelaku ekspor Sulbar, termasuk beberapa pihak yang menunjang kesiapan pendirian Bea dan Cukai di provinsi ini.

“Kita akan bicarakan dengan para pengusaha, juga dengan pihak pertanahan mengenai kesiapan-kesiapan disini. Kita berharap dengan adanya Kantor Bea Cukai di Sulawesi Barat ekspor akan semakin cepat, peningkatan ekonomi juga semakin cepat,” jelasnya.

Sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat juga semakin membaik, dan Sulbar bisa mempercepat upaya mengejar ketertinggalan, utamanya di regional Sulawesi.

Kepala Kanwil Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Nugroho Wahyu Widodo mengatakan, Sulawesi Barat merupakan salah satu provinsi yang memasuki kategori 10 besar di bidang ekspor nasional.

Berdasarkan data, Sulbar berada di peringkat sembilan kategori ekspor dari 34 provinsi. Sementara dari hasil survei, belum dilakukan pembenahan yang lebih maksimal utamanya di bidang infrastruktur pelabuhan.

Jika hal tersebut dapat terealisasi ia optimistis, daerah ini akan lebih maju di bidang ekspor.

“Perlu persiapkan infrastruktur. Pelabuhan Belang-belang masih belum bagus, begitu juga yang harus disiapkan untuk mendirikan Bea Cukai di Sulbar, kesiapan produk ekspor itu sendiri,” tandas Nugroho. (hms/chm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *